SAMPANG, RadarMadura.id – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Sampang memastikan akan menggelar job fair. Namun, perusahaan yang dilibatkan menyesuaikan dengan alokasi anggaran. Tahun ini, anggaran yang disiapkan hanya Rp 50 juta.
Kepala Disnaker Sampang Asroni menyampaikan, pelaksanaan job fair tidak jauh berbeda dengan tahun lalu. Tahun ini, anggaran yang dialokasikan hanya Rp 50 juta. Pagunya menyusut jika dibandingkan dengan anggaran 2025.
Meskipun aggaran terbatas, perusahan yang akan berpartisipasi lebih variative. Di antaranya, akan melibatkan perusahaan rokok. ”Kami hadirkan lebih banyak lowongan jenis usaha. Misalnya perusahaan rokok yang bisa menyerap tenaga kerja secara maksimal,” tuturnya.
Asroni menargetkan, serapan tenaga kerja saat job fair lebih banyak disbanding pelaksanaan 2025. Namun, pihaknya belum bisa memastikan kapan job fair akan digelar. ”Pastinya bulan apa, belum bisa dipastikan,” tuturnya.
Ketua Umum BPC Hipmi Sampang Moh. Syarif berharap kegiatan job fair bisa menyerap banyak tenaga kerja. Sehingga bisa menekan angka pengangguran di Kota Bahari. Dia mendorong perusahaan mempekerjakan para pekerja dengan layak.
”Mendatangkan investor rokok itu tidak masalah, yang terpenting pengusaha bisa mengikuti perundang-undangan yang berlalu. Baik dari kesejahteraan dan aspek kesehatan yang berdampak langsung pada masyarakat,” pesannya. (ay/bil)
Editor : Anis Billah