SAMPANG, RadarMadura.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang berencana mengajukan dana pinjaman ke PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI). Alasannya, demi mempercepat pembangunan di Kota Bahari.
Dana pinjaman yang rencananya diajukan ke Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di bawah naungan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) tersebut Rp 100 miliar.
Angka tersebut telah disesuaikan dengan kemampuan fiskal dan mempertimbangkan jabatan kepala daerah.
Kepala BPPKAD Sampang Hurun Ien menyatakan, pengajuan dana pinjaman kepada perusahaan pelat merah tersebut mulai dipersiapkan.
Salah satunya, menyiapkan dokumen persyaratan yang akan dijadikan bahan evaluasi oleh pemerintah pusat.
”Setelah dilakukan evaluasi oleh Kemenkeu dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), baru masuk penganggarannya di APBD,” ujarnya Senin (8/6).
Perempuan yang akrab disapa Umi itu menyatakan, besaran dana pinjaman yang akan diajukan ke PT SMI belum diputuskan.
Tetapi, rencananya Rp 100 miliar. Sedangkan pengajuan dana pinjaman dapat dilakukan di awal tahun anggaran 2027.
Sekretaris Komisi II DPRD Sampang Muhammad Nur Mustaqim menyatakan, pemanfaatan dana pinjaman itu harus jelas peruntukannya.
Tim anggaran pemerintah daerah (TPAD) harus menjabarkan secara terperinci rencana pemanfaatan anggaran itu di hadapan wakil rakyat.
Sebab hingga saat ini, rencana pengusulan dana pinjaman tersebut belum pernah dibahas bersama DPRD.
Alasannya, banyak hal yang perlu dipertimbangkan sebelum mengajukan dana pinjaman. Antara lain, kemampuan fiskal pemkab untuk melakukan pembayaran.
”Kami tekankan penentuan titik kegiatan dari program yang dibiayai dana pinjaman itu harus jelas dan detail,” kata Mustaqim.
Jika pengajuan dana pinjaman itu mempertimbangkan masa jabatan bupati, maka waktu yang dimiliki Pemkab Sampang untuk melunasi dana pinjaman Rp 100 miliar hanya tiga tahun.
Kondisi tersebut dinilai membebani fiskal Pemkab Sampang.
”Paling tidak saat ini pemkab harus mampu mencantumkan secara detail skema apa saja yang diperuntukkan di pinjaman. Jika perlu datangkan PT MSI untuk tindak lanjut pembahasan ini,” tandasnya.
Pengajuan dana pinjaman oleh Pemkab Sampang bukan yang pertama kalinya. Sebab, pemkab pernah mendapat dana pinjaman Rp 199 miliar dari PT SMI.
Piutang tersebut lunas tahun ini melalui skema pemotongan dana perimbangan. (ay/jup)
Editor : Hera Marylia Damayanti