SAMPANG, RadarMadura.id - Inspektorat Sampang melaksanakan pelatihan di internal untuk memperkuat pengawasan program pemerintah, Rabu (20/5).
Dalam pelatihan tersebut, inspektorat membedah data kemiskinan Kabupaten Sampang dalam rangka menyusun strategi pengawasan yang efektif atas program bantuan sosial (bansos).
Inspektur Inspektorat Sampang Ariwibowo Sulistyo mengatakan, pihaknya terus berupaya memperkuat kualitas pengawasan pegawai. Di antaranya dengan melaksanakan pelatihan internal.
”Pelatihan itu kami tekankan pada pemberian pemahaman pada tim (pegawai Inspektorat ) terkait pengawasan terhadap bansos,” katanya.
Dalam pelatihan tersebut, pihaknya menghadirkan narasumber Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Sampang, Boby Eko Heru Mulyadi.
Pemateri memaparkan secara mendalam mengenai kondisi dan karakteristik data kemiskinan di Kota Bahari.
Baca Juga: Inspektorat Sampang Bakal Terapkan Sistem E-Audit, Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang Lebih Baik
Ari berharap, materi yang disampaikan menjadi dasar dalam menyusun strategi pengawasan yang lebih tepat sasaran, efektif, serta akuntabel dalam mengawasi pelaksanaan program bansos.
”Banyak yang dipaparkan, mulai dari indikator, metodologi pendataan, hingga tantangan validasi data di lapangan,” paparnya.
Dia menjelaskan, sinergi antar perangkat daerah dinilai penting dalam rangka memahami data kemiskinan. Sebab, sinergi itu bisa menjadi instrumen utama untuk memastikan program bansos benar-benar tepat sasaran.
Ari berharap, seluruh tim inspektorat bisa meningkatkan kapasitas dan pemahaman dalam melakukan pengawasan yang berbasis data.
”Sehingga mampu mendukung terciptanya tata kelola pemerintahan yang transparan, tepat sasaran, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat,” harapnya. (bai/bil)
Editor : Anis Billah