Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Kuota BSPS di Kabupaten Sampang Naik Tiga Kali Lipat

Anis Billah • Kamis, 21 Mei 2026 | 13:13 WIB

 

SOSIALISASI: Calon penerima bantuan mengikuti sosialisasi program BSPS di Desa Torjunan, Kecamatan Robatal, Sampang, beberapa waktu lalu.
SOSIALISASI: Calon penerima bantuan mengikuti sosialisasi program BSPS di Desa Torjunan, Kecamatan Robatal, Sampang, beberapa waktu lalu.

 SAMPANG, RadarMadura.id – Tahun ini Kabupaten Sampang kembali mendapat jatah program bantuan stimulan perumahan swadaya (BSPS). Kuotanya meningkat signifikan dibanding 2025.

Data sementara, sasaran calon penerima bantuan (CPB) tahap satu tersebar di tiga desa dari dua kecamatan. Yakni Desa Gunung Rancak 20 CPB dan Desa Pandiyangan 20 CPB di Kecamatan Robatal. Lalu, Desa Tambak, Kecamatan Omben 19 CPB.

Kabid Perumahan Rakyat dan Permukiman (DLH Perkim) Sampang Abdul Rokib menyampaikan, program BSPS 2026 diwacanakan mencapai ribuan. Namun, jumlah penerima yang dipastikan mendapat bantuan tersebut 89 orang.

Jika dibanding tahun lalu, kuota yang dialokasikan mengalami peningkatan. Sebab, pada 2025 Kabupaten Sampang hanya mendapatkan kuota 25 unit. Dengan begitu, kuota tahun ini lebih banyak tiga kali lipat.

”Jika dibandingkan dengan tahun lalu memang lebih banyak tahun ini,” ungkapnya.

Rokib menjelaskan, program dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) itu tidak dilaksanakan dalam satu tahap. Pelaksanaanya dibagi menjadi dua tahap. Perinciannya tahap satu ada 59 rumah dan tahap dua ada 30 rumah.

Baca Juga: Kuota BSPS 2025 Sampang Masih Belum Ditentukan

       Menurutnya, hasil verlap yang dilaporkan ke balai. ”Saat ini masih fokus verifikasi lapangan (verlap) tahap satu. Untuk tahap dua banyak desa yang dapat dan masih belum fiks,” jelasnya.

       Camat Omben Didik Adi Pribadi membenarkan bahwa program BSPS tahun ini menyasar salah satu desa di wilayah kerjanya. Dirinya mengaku juga dilibatkan sebelum proses verlap.

Kami selenggarakan rapat tigkat desa dengan mengundang CPB dan juga Babinsa serta Babinkamtibmas,” ujarnya.

Dirinya berharap program tersebut bisa menyasar pada CPB yang diusulkan pada 2023 lalu. Sehingga, proses verlap yang dilakukan petugas tepat sasaran meskipun anggaran yang dialokasikan tidak besar.

”Semoga verlap betul-betul menyasar kepada warga yang layak mendaptkan dan terbantu dengan program BSPS ini. Meskipun tidak semuanya meng-cover usulan kami,” tandasnya. (ay/bil)

Editor : Anis Billah
#kabupaten sampang #BSPS #Kementerian PKP #DLH Perkim Sampang