SAMPANG, RadarMadura.id - Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Sampang meliburkan kegiatan belajar mengajar (KBM) demi merayakan milad. Jam belajar siswa di sekolah diliburkan selama tiga hari terhitung sejak kemarin (19/5) hingga besok (21/5). Hal disampaikan seorang siswa berinisial MZ.
Pantauan media ini, para siswa terlihat berpakaian seragam bebas saat berada di acara milad. Beberapa di antaranya tidak menggunakan sepatu di area madrasah. Di sisi lain para siswa menampilkan joget-jogotan tiktok di atas panggung.
MZ menyampaikan, selama kegiatan milad MAN yang ke-48, para siswa tidak mendapatkan mata belajar. ”Kemarin (Senin) ada kelas. Sekarang diliburkan karena acara ini tiga hari” katanya kemarin (19/5).
Dia membeberkan, pihak sekolah mewajibkan setiap kelas menggelar bazar siswa untuk memeriahkan pelaksanaan milad. Jika ada yang tidak mengadakan, akan didenda, kecuali kelas 12. ”Jika tidak salah ada denda berupa uang,” bebernya.
MZ mengungkapkan, untuk melaksanakan bazar, siswa terpaksa melakukan sumbangan. Tarif setiap siswa tidak sama, ada yang ditarik Rp 7 ribu per siswa. Sumbangan tersebut disesuaikan dengan kemampuan siswa.
”Ada yang dibiayai wali kelas, ada juga siswa yang membayar lebih. Nanti hasilnya dibagi buat makan-makan,” ungkapnya.
Terpisah, Kepala MAN Sampang Matrapi membenarkan jika ada sejumlah kegiatan yang diselenggarakan madrasah. Namun, dirinya tidak menjelaskan secara detail terkait kegiatan tersebut. Dia berdalih sedang mengikuti zoom meeting. ”Maaf saya mau presentasi dulu,” tutupnya. (ay/bil)
Editor : Amin Basiri