SAMPANG, RadarMadura.id – Seorang remaja tanpa identitas ditemukan tergeletak di Jalan Wahid Hasyim, Sampang, kemarin (15/5). Korban diduga tewas usai mengalami kecelakaan. Jasadnya kini berada di RSUD dr Mohammad Zyn (RSMZ) Sampang.
Humas dan Marketing RSMZ Sampang Amin Jakfar menyatakan, lembaganya menerima informasi adanya warga tergeletak dan tak sadarkan diri sekitar pukul 02.16 Jumat (15/5). Saat didatangi di lokasi, korban ternyata sudah meninggal dunia.
”Kemudian oleh tim langsung membawa korban ke kamar jenazah,” ujarnya.
Pihaknya tidak tahu secara detail penyebab kematian korban. Namun yang pasti, hingga pukul 13.00 kemarin (15/5), belum ada keluarga korban yang mendatangi lembaganya. ”Lebih jelasnya silakan menghubungi Polres Sampang,” ungkapnya.
Kasihumas Polres Sampang AKP Eko Puji Waluyo menyatakan, korban yang ditemukan tergeletak berjenis kelamin laki-laki dan diperkirakan berusia 20 tahun. Informasi penemuan korban kali pertama diterima anggota polisi yang piket pamapta.
Berdasarkan informasi yang diterima dari warga, korban diduga tewas pasca mengalami kecelakaan lalu lintas tunggal. Namun saat dicek di tempat kejadian perkara (TKP), polisi tidak menemukan kendaraan korban.
”Karena kendaraan dan korban sudah dievakuasi oleh masyarakat menggunakan mobil ambulans menuju RSMZ Sampang,” bebernya.
Polisi akhirnya melakukan olah TKP pukul 09.00 kemarin (15/5). Berdasarkan keterangan yang diperoleh, warga melihat korban sempat melintas mengendarai motor bersama teman-temannya.
”Sesampainya di lokasi, saksi sudah mendapati korban dalam kondisi terjatuh dari sepeda motornya di tengah jalan. Kemudian, dievakuasi oleh masyarakat ke pinggir jalan,” imbuhnya.
Teman-teman korban sempat mengaku berasal dari Kecamatan Kedungdung, Sampang. Teman-teman korban kemudian meninggalkan TKP dengan alasan ingin memanggil ambulans di RSMZ.
Namun karena teman korban tak kunjung datang, akhirnya warga menghubungi ambulans RSMZ. Sementara korban langsung dibawa dan dilakukan pemeriksaan setelah tiba di RSMZ.
”Identitas korban belum diketahui karena tidak membawa tanda pengenal, baik KTP maupun kartu identitas lainnya,” katanya. (bai/jup)
Editor : Amin Basiri