SAMPANG, RadarMadura.id– Rumah Marwi, Dusun Kanjer Tengah, Desa Kanjer, Kecamatan Torjun, Sampang, rata dengan tanah kemarin (13/5).
Dua rumah yang berdempetan itu ludes dilalap api saat kakek berusia 95 tahun itu menengok cucunya di desa setempat.
Kerugian yang dialami korban diperkirakan mencapai Rp 150 juta.
Kasihumas Polres Sampang AKP Eko Puji Waluyo membenarkan kejadian kebakaran tersebut. Rumah korban Marwi terbakar sekitar pukul 08.30.
Saat itu, Mat Hasan, tetangga korban kaget mendengar ada teriakan minta tolong di sekitar rumahnya.
”Setelah saksi (Mat Hasan) keluar dari rumahnya, ternyata rumah Marwi sudah terbakar. Kebetulan rumah korban terbuat dari kayu,” ujarnya.
Mat Hasan mencoba mencari korban di sekitar TKP kebakaran.
Namun, dia tidak menemukan korban. Setelah ditelusuri, Marwi diketahui sedang ada di rumah anaknya.
”Saat kejadian, korban sedang mengunjungi cucunya di Dusun Kanjer Tengah, Desa Kanjer. Jadi rumah korban dalam keadaan kosong,” ungkapnya.
Eko menjelaskan, sekitar pukul 09.30, petugas pemadam kebakaran (damkar) datang ke lokasi.
Dua unit truk tangka langsung bergerak memadamkan sisa api yang masih menyala di bagian dapur rumah korban.
”Dugaan sementara, penyebab kebakaran yakni karena korsleting listrik. Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian materil Rp 150 juta,” terangnya.
Kasi Ops Damkar DPKPD Sampang M. Maftuh Fathorrahman mengatakan, pihaknya mendapatkan laporan kebakaran pada pukul 09.17. Tim tiba di lokasi sekitar pukul 09:30.
”Pemadaman api baru selesai pukul 10.20. Diduga pemicu kebakaran karena korsleting listrik,” tandasnya. (bai/bil)
Editor : Amin Basiri