SAMPANG, RadarMadura.id – Disnaker Sampang sudah menyelesaikan pelatihan kerja tahap satu
Hasilnya, terdapat empat peserta pelatihan yang dinyatakan tidak kompeten setelah dilakukan uji kompetensi.
Kabid Pelatihan dan Hubungan Industrial Disnaker Sampang Ervien Budi Jatmiko menyampaikan, pelatihan kerja tahun ini ada 11 paket. Peserta pelatihan juga mengikuti uji kompetensi setelah materi rampung.
”Untuk tahap satu sudah selesai dan uji kompetensinya juga sudah dilaksanakan,” katanya Senin (11/5).
Dia mengungkapkan, terdapat 64 peserta yang mengikuti pelatihan dan uji kompetensi tahap satu.
Tim asesor menilai, hanya ada 60 peserta yang dinyatakan kompeten. Sedangkan empat peserta lainnya dinyatakan tidak kompeten.
”Dari 64 peserta, yang lolos hanya 60, empatnya tidak lolos,” ungkapnya.
Ervien menjelaskan, empat peserta yang tidak lolos karena kemampuannya dinilai kurang.
”Mereka tidak bisa mengerjakan saat ujian, kalau tingkat kehadirannya, mereka hadir semua,” terangnya.
Menurutnya, peserta yang lolos uji kompetensi akan mendapatkan setifikat kompeten.
Yakni sertifikat yang dikeluarkan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Paket pelatihan tahap satu berupa menjahit, desain grafis, otomotif dan lainnya.
”Sekarang sedang berlangsung rekrutmen pelatihan tahap dua,” katanya.
Peserta pelatihan tahap satu Miko Pratama menyampaikan, dirinya mengikuti pelatihan otomotif.Menurutnya, ada 40 materu pelatihan yang dilanjutkan dengan uji kompetensi.
”Saat uji kompetensi ada yang tidak lolos, kurang paham mengapa tidak lolos,” tukasnya. (ay/bil)
Editor : Amin Basiri