SAMPANG, RadarMadura.id - Proses verifikasi atau Ground Check (GC) kepesertaan penerima bantuan iuran jaminan kesehatan nasional (PBI JKN) tahap dua belum terealisasi.
Sebab, petugas yang akan melakukan GC saat ini masih menjalani pembekalan penggunaan Flexible Authentically Survey in Harmony (Fasih).
Kabid Linjamsos Dinsos PPPA Sampang Erwin Elmi Syahrial mengatakan, proses verifikasi ulang
peserta PBI JKN yang dinonaktifkan sudah masuk tahap dua. Setidaknya akan ada 97.644 peserta yang menjadi target sasaran.
"Para petugas sudah mengikuti bimtek dengan narasumber perwakilan dari BPS," katanya.
Dijelaskan, petugas yang akan melakukan GC berasal dari PPPK Kemensos RI.
"Kami dalam program ini hanya menyiapkan sumber daya manusia (SDM)-nya. Sementara sistemnya dari BPS," tambahnya.
Statistisi Ahli Pertama BPS Sampang Elsiana Restu Ihsani menyampaikan, bimtek GC tahap dua sudah dilakukan pada Selasa (31/4).
Kegiatan itu hasil kerja sama Dinsos PPPA, Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Dinkes KB), BPJS Kesehatan, dan institusi lainnya.
Baca Juga: Sembilan Sektor Bisa Tidak Terapkan WFH
"Saat ini masih dilakukan pengecekan akun petugas, pendaftaran, dan penginputan lokasi di aplikasi Fasih," katanya.
Sementara itu, data terkini menyebutkan, dari 14 kecamatan di Kabupaten Sampang, baru lima kecamatan yang telah memasukkan lokasi pendataan.
"Untuk sembilan kecamatan lainnya belum ada petugas yang menginput lokasi pendataan," pungkasnya. (ay/yan)
Editor : Amin Basiri