SAMPANG, RadarMadura.id – Ribuan warga memadati Alun-Alun Trunojoyo Sampang pada Jumat malam (27/3). Mereka menikmati kemeriahan Parade Combodug yang digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pelestarian budaya lokal. Antusiasme masyarakat terlihat dari ramainya pengunjung yang hadir.
Sedikitnya 30 lebih peserta daul combo tampil memukau di depan alun-alun Trunojoyo Sampang. Mereka menampilkan kreativitas melalui aransemen musik tradisional yang atraktif.
Dentuman alat musik tradisional berpadu dengan inovasi dekorasi para peserta. Penampilan tersebut sukses menghibur sekaligus menggugah semangat penonton.
Kegiatan yang akan berlangsung selama dua malam ini digelar Pemkab Sampang bersama Paguyuban Combodug Sampang (PCS) dan Karang Taruna.
Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Sampang, Yuliadi Setiawan, menegaskan bahwa parade ini bukan sekadar agenda seremonial. Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam menjaga warisan budaya.
“Parade Combodug merupakan budaya yang sudah cukup lama berlangsung di Kabupaten Sampang. Kami Pemkab bersama masyarakat memiliki kewajiban untuk terus melestarikan budaya lokal ini,” katanya saat membuka parade tahunan itu pada Jumat (27/3).
Yuliadi menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bukti nyata pelestarian budaya daerah. Pemkab juga berupaya melindungi eksistensi budaya combo di tengah perkembangan zaman.
“Kegiatan ini adalah wujud nyata pelestarian budaya di Sampang. Kami ingin memastikan tradisi ini tetap terjaga dan dicintai generasi muda,” tambahnya.
Ia juga mengapresiasi seluruh peserta dan panitia yang terlibat dalam kegiatan tersebut. Dukungan berbagai pihak dinilai menjadi kunci sukses terselenggaranya acara.
“Saya mengapresiasi seluruh peserta dan elemen panitia yang terlibat. Berkat kerja sama semua pihak, kegiatan ini berlangsung meriah dan mampu menghibur masyarakat,” pungkasnya.
Yuliadi berharap Parade Combodug terus menjadi agenda budaya tahunan di Sampang. Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat identitas lokal daerah.
"Semoga event ini terus lestari," pungkasnya. (ay/dry)
Editor : Hendriyanto