Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Unik, Masjid Harton Camplong Punya Arsitektur Bergaya Timur Tengah

Amin Basiri • Jumat, 27 Maret 2026 | 13:35 WIB
RAJIN: Muazin mengumandangkan azan Isya di Masjid Harton, di Desa Tambaan, Kecamatan Camplong, Sampang, Senin (16/3).
RAJIN: Muazin mengumandangkan azan Isya di Masjid Harton, di Desa Tambaan, Kecamatan Camplong, Sampang, Senin (16/3).

SAMPANG, RadarMadura.id – Pembangunan Masjid Harton tidak melibatkan arsitek profesional.

Seluruh proses, mulai dari perencanaan hingga pengerjaan, dilakukan langsung oleh Suhartono, berdasarkan inspirasi pribadi.

”Saya yang merancang sendiri pembangunan masjid ini,” ujar Suhartono yang membiayai pembangunan masjid.

Masjid tersebut dibangun dengan ukuran 25 meter × 15 meter.

Baca Juga: Masjid Harton Camplong Prioritaskan Kenyamanan Jemaah Beribadah,  Dibangun dengan Dana Pribadi Biar Jadi Amal Jariyah

Area halaman dan parkir dibuat cukup luas. Total lahan yang digunakan mencapai sekitar satu hektare.

”Area parkir kami buat luas agar pengendara yang melintas bisa nyaman memarkirkan kendaraan, sehingga bisa beribadah dengan khusyuk,” jelasnya.

Dari segi interior, masjid dilengkapi berbagai ornamen dinding, termasuk kaligrafi lafaz Allah, Muhammad, serta kalimat tauhid.

Selain itu, sejumlah lampu hias dipasang untuk menambah nilai estetika bangunan.

”Sehingga menambah keindahan masjid ini,” imbuhnya.

Pemilihan warna juga menjadi perhatian khusus. Suhartono mengonsep masjid dengan dominasi warna putih yang dipadukan dengan abu-abu pada beberapa bagian.

”Warna putih sejak dulu memang menjadi kesukaan saya,” katanya.

Secara keseluruhan, bangunan masjid terdiri atas ruang salat utama, ruang salat terbuka, kamar mandi, serta tempat wudu.

Area tempat wudu dibuat berdampingan dengan bangunan utama dan didesain menarik.

”Tempat wudu ini banyak disukai jemaah yang mampir karena memang kami buat seindah mungkin,” ungkapnya.

Salah satu jemaah, Khalid Basid, mengaku baru kali pertama singgah di Masjid Harton bersama keluarganya untuk melaksanakan salat berjemaah.

Baca Juga: Keanggunan Arsitektur Modern dalam Balutan Spiritual Pesona Masjid Bilfaqih Zain Tlanakan, Pamekasan

”Ini kali pertama saya mampir bersama keluarga untuk salat fardu dan Tarawih,” ujarnya.

Pria asal Pamekasan itu menilai, dari segi konstruksi dan ornamen, masjid tersebut memiliki nuansa seperti di Madinah dengan gaya khas Timur Tengah.

”Pembangunannya sepertinya masih tahap penyempurnaan, belum ada AC, tapi sudah terasa nyaman,” tandasnya. (bai/han)

Editor : Amin Basiri
#masjid harton #camplong #sampang #masjid