Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Lonjakan Penduduk Kabupaten Sampang Berdampak ke UHC

Hera Marylia Damayanti • 2026-03-25 07:53:49

KEPENDUDUKAN: Warga saat mengurus KTP di kantor Disdukcapil Sampang, Kamis (19/3). (AYU LATIFAH/JPRM)

KEPENDUDUKAN: Warga saat mengurus KTP di kantor Disdukcapil Sampang, Kamis (19/3). (AYU LATIFAH/JPRM)

SAMPANG, RadarMadura.id – Jumlah penduduk Kabupaten Sampang mengalami peningkatan.

Berdasarkan data konsolidasi bersih (DKB) semester II 2025 yang dirilis Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), terjadi lonjakan signifikan.

Hal itu berimplikasi pada sejumlah sektor layanan publik, termasuk program universal health coverage (UHC).

Kabid Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan dan Pemanfaatan Data (PIAK PD) Disdukcapil Sampang Rahmawati Agustianingsih mengungkapkan, DKB semester II telah dirilis pada Jumat (13/3).

Hasilnya, jumlah penduduk di kabupaten berjuluk Kota Bahari itu mengalami kenaikan.

Pada DKB ini jumlah penduduk ternyata mengalami penambahan,” ujarnya Selasa (17/3).

Rahmawati memaparkan, jumlah penduduk Kabupaten Sampang pada semester II 2025 mencapai 1.068.273 jiwa.

Angka tersebut meningkat dibanding semester I yang tercatat sebanyak 1.046.574 jiwa.

Dengan demikian, terjadi penambahan sebanyak 21.699 jiwa yang tersebar di 14 kecamatan.

Untuk pertambahan ini kami masih akan mengkaji faktor-faktor yang menjadi penyebabnya,” tambahnya.

Menurut dia, peningkatan jumlah penduduk tersebut turut berdampak pada berbagai layanan publik.

Salah satunya layanan kesehatan melalui program UHC, serta pelayanan administrasi kependudukan lainnya.

Namun, untuk UHC, dinas kesehatan terkadang memiliki data tersendiri,” ungkapnya.

Sementara itu, Kabid Pelayanan Kesehatan (Yankes) KB Sampang Nurul Sarifah menyampaikan bahwa kenaikan jumlah penduduk secara otomatis berpengaruh terhadap pembiayaan program UHC.

Meski demikian, tidak seluruh penduduk tercakup dalam program tersebut.

Peserta UHC itu hanya masyarakat yang masuk desil satu sampai lima,” jelasnya.

Dia juga menyebut, hingga saat ini belum ada pembahasan lintas organisasi perangkat daerah (OPD) secara khusus terkait penyesuaian data jumlah penduduk tersebut.

Kami juga belum ada pertemuan tingkat OPD mengenai hal ini,” pungkasnya. (ay/han)

Editor : Hera Marylia Damayanti
#lonjakan #Disdukcapil Sampang #mengalami kenaikan #layanan publik #Data Konsolidasi Bersih #UHC #jumlah penduduk