
SAMPANG, RadarMadura.id – Nyawa Moh. Sapik, warga Desa Lepelle, Kecamatan Robatal, Sampang, tak bisa diselamatkan. Korban tabrak lari itu meninggal saat perjalanan ke puskesmas kemarin (24/3).
Saat ini polisi memburu pikap yang menabrak pria tersebut.
Kasihumas Polres Sampang AKP Eko Puji Waluyo mengatakan, laka lantas terjadi jalan raya Desa Lepelle, Kecamatan Robatal, Sampang, kemarin (24/3).
Ada dua kendaraan yang terlibat laka lantas tersebut.
Yakni, sepeda motor Honda Beat warna biru putih nopol M 6352 PS kontra kendaraan pikap L300.
"Mobil pikap ini belum diketahui plat nomornya lantaran melarikan diri,” ujarnya.
Eko menjelaskan, kejadian tersebut bermula saat kendaraan Moh. Sapik melaju dari arah barat menuju arah timur. Di waktu bersamaan, kendaraan pikap juga melaju dari arah yang sama.
“Sesampainya di TKP pengemudi sepeda motor menghindari lubang,” terangnya.
Menurutnya, pengendara sepeda motor tidak bisa menghindar dari kendaraan pikap yang berada di belakangnya.
Akibatnya, Moh. Sapik tertabrak dari belakang oleh pikap L300 dan melarikan diri.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




