Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Satgas MBG Minta Masyarakat Bersuara Jika Temukan Menu MBG Janggal

Amin Basiri • 2026-03-14 10:59:58

 

BEROPERASI: Pekerja berada di SPPG Kemala Bhayangkari Cabang Sampang, di Kelurahan Banyuanyar, Sampang, Jumat (2410/2025).
BEROPERASI: Pekerja berada di SPPG Kemala Bhayangkari Cabang Sampang, di Kelurahan Banyuanyar, Sampang, Jumat (2410/2025).

 

 

SAMPANG, RadarMadura.id – Persoalan program makan bergizi gratis (MBG) bermunculan selama ramadan. Antara lain, menu yang diberikan tak layak, hingga diduga tak sesuai actual cost.

Satgas MBG Sampang meminta masyarakat tidak takut bersuara saat menemukan kejanggalan dalam pemerintah pusat tersebut.

Itu sebagai bahan evaluasi pasca adanya menu MBG berulat di SDN Rongtengah 2 Kecamatan Kota Sampang.

Sekretaris Satgas MBG Kabupaten Sampang Sudarmanto mengaku sudah mengetahui adanya polemik menu MBG bermasalah yang disalurkan ke siswa SDN Rongtengah 2. Yakni, ikan bandeng presto yang berulat. Kejadian itu menggegerkan warga.

Namun internanya tidak memiliki kewenangan untuk melakukan audit atas permasalahan tersebut. Kecuali hanya sebatas melaporkan. 

”Semua polemik MBG di Sampang, sudah kami laporkan pada Badan Gizi Nasional (BGN),” ujarnya.

Sudarmanta menyatakan, SPPG Dalpenang selaku penyedia menu MBG di SDN Rongtengah 2 Sampang sudah meminta maaf kecerobohan yang terjadi. Serta, segera mengganti menu MBG bermasalah.

”Sudah langsung direspon saat ada yang dikeluhkan ada ulatnya,” bebernya.

Pihaknya mewanti-wanti masyarakat dan penerima manfaat MBG berani melapor jika menemukan kejanggalan pendistribusian MBG. Dia berjanji akan terbuka terhadap semua laporan yang disampaikan publik.

”Kami juga siap melapor pada pemerintah pusat, jika ada yang melapor (tentang permasahan MG) ke kami,” ujarnya.

Pemkab Sampang tidak tutup mata terhadap realisasi MBG yang sudah berjalan. Sebab, program tersebut akan terus diperbaiki bertahap oleh pemerintah untuk terus semakin lebih baik.

”Kedepan SPPG juga akan dipetakan pada kriteria-kriteria. SPPG yang buruk, akan dihapuskan,” bebernya.

Ketua Komisi IV DPRD Sampang Mahfud menyatakan, adanya menu MBG berulat di SDN Rongtengah 2 menjadi perhatian publik.

Pihaknya meminta masyarakat tidak takut melapor jika menemukan kejanggalan dalam pendistribusian MBG.

”Asalkan sesuai dengan fakta kritisi tidak masalah. Jangan pernah takut melapor. Tapi harus objektif dan sesuai dengan kejadian yang sebenarnya,” tandasnya. (bai/jup)

 

Editor : Amin Basiri