SAMPANG, RadarMadura.id – Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa berkunjung ke Kabupaten Sampang Selasa (3/3).
Tujuannya, menggelar kegiatan Sapa Bansos di Pendopo Trunojoyo Sampang.
Kegiatan tersebut menunjukkan sinergi yang kuat antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim.
Bupati Slamet Junaidi berterima kasih pada gubernur Jatim atas kepedulian terhadap Kabupaten Sampang.
”Kegiatan ini bukan sekadar Sapa Bansos dari gubernur. Ada delapan penyerahan bantuan dari Pemprov Jatim, salah satunya bantuan aspal pada kami,” ujarnya.
Menurutnya, aspal yang diberikan akan bermanfaat untuk masyarakat.
Terutama untuk perbaikan jalan akses menuju pondok pesantren.
Pihaknya menerima banyak usulan terkait perbaikan jalan tersebut.
”Bantuan aspal sebanyak 300 drum ini akan kami manfaatkan dengan baik untuk pengaspalan jalan yang dibutuhkan masyarakat,” tegasnya.
Pria yang akrab disapa Aba Idi itu mengutarakan, sinergi antara Pemkab Sampang dengan Pemprov Jatim sudah terbangun sejak dirinya menjabat bupati pada periode pertama.
Menurutnya, keinginan Pemkab Sampang dengan Pemprov Jatim sama.
Yakni, niat ibadah untuk menyejahterakan masyarakat melalui bantuan dan program lainnya.
”Kami berharap pemprov tetap konsisten membantu kami. Baik dalam bantuan sosial maupun bantuan untuk peningkatan infrastruktur jalan,” harapnya.
Bupati Sampang dua periode itu menyatakan, bantuan dari Pemprov Jatim sangat berarti di tengah pengurangan dana transfer ke daerah (TKD).
Meski TKD dikurangi, pihaknya tidak putus asa dan terus berupaya untuk membangun Kabupaten Sampang.
”Kami akan berupaya konsisten membantu masyarakat sampang. Salah satunya kami juga menganggarkan kegiatan bantuan untuk anak yatim,” katanya.
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa berharap bansos yang disalurkan mudah-mudahan bermanfaat dan barokah.
Penyaluran bansos tersebut merupakan bentuk kepedulian pemprov kepada masyarakat di Jatim, khususnya masyarakat Kabupaten Sampang.
Khofifah mengungkapkan, ada sejumlah bansos yang disalurkan Pemprov Jatim kepada masyarakat Sampang.
Di antaranya, bansos PKH Plus, bansos disabilitas, program Jatim Puspa, BKK kabupaten, dan sebagainya.
”Harapan kami, ada penguatan dari struktur sosial masyarakat dan ada penguatan kemandirian dari masyarakat. Tujuan inti kegiatan ini yaitu penguatan ekonomi dan kemandirian masyarakat,” tandasnya. (bai/bil)
Editor : Hera Marylia Damayanti