SAMPANG, RadarMadura.id – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Disperta KP) Kabupaten Sampang mengalokasikan anggaran besar untuk pengadaan alat dan mesin pertanian (alsintan) tahun ini.
Salah satunya, pengadaan combine harvester yang nilainya mencapai miliaran rupiah dari dana pokok pikiran (pokir) DPRD.
Kepala Bidang Sarana Pertanian Disperta KP Sampang Nurdin menyampaikan, pengadaan alsintan tahun ini tidak hanya bersumber dari dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT). Tetapi, juga dari APBD melalui aspirasi pokir dewan.
”Untuk combine harvester bersumber dari pokir, sedangkan hand tractor dari DBHCHT,” ujarnya kemarin (2/3).
Dia menjelaskan, mesin berukuran besar yang berfungsi untuk proses panen padi tersebut telah memiliki calon penerima.
Total ada tujuh unit combine harvester yang akan disalurkan. Perinciannya, enam unit untuk kelompok tani (poktan) dan satu unit untuk taruna tani.
”Total ada tujuh unit tahun ini yang akan disalurkan, saat ini masih dalam proses,” tambahnya.
Anggaran yang disiapkan untuk pengadaan combine harvester tersebut mencapai Rp 2,5 miliar. Seluruhnya bersumber dari dana pokir DPRD Sampang.
Menurut Nurdin, proses pengadaan kini telah memasuki tahap penawaran melalui mekanisme mini kompetisi dalam sistem e-purchasing.
”Pengadaan dipercepat karena saat ini sudah memasuki musim panen padi,” jelasnya.
Pihaknya memastikan penyaluran alsintan akan segera dilakukan setelah proses pengadaan selesai.
”Jika barang sudah datang, pasti langsung kami salurkan,” tegasnya.
Rencana pembelian combine harvester juga dibenarkan Pengelola Pengadaan Barang dan Jasa Muda Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (Barjas) Setkab Sampang Siti Fahriyah.
Dia menjelaskan, pengadaan melalui e-katalog dilakukan dengan sistem e-purchasing.
”Untuk anggaran di atas Rp 200 juta, pengadaan dilakukan oleh pejabat pembuat komitmen (PPK). Sedangkan di bawah Rp 200 juta dilakukan oleh pejabat pengadaan,” tandasnya. (ay/han)
Editor : Hera Marylia Damayanti