Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Belasan Ribu Nelayan di Kabupaten Sampang Tak Tersentuh Bantuan

Hera Marylia Damayanti • Jumat, 27 Februari 2026 | 09:25 WIB

DITAMBATKAN: Seorang nelayan sedang membersihkan perahu di Kampung Juklanteng, Kelurahan Banyuanyar, Sampang, Selasa (24/2). (AYU LATIFAH/JPRM)
DITAMBATKAN: Seorang nelayan sedang membersihkan perahu di Kampung Juklanteng, Kelurahan Banyuanyar, Sampang, Selasa (24/2). (AYU LATIFAH/JPRM)

SAMPANG, RadarMadura.id – Mayoritas mata pencarian masyarakat di Kabupaten Sampang didominasi bekerja menjadi nelayan.

Meski demikian, secara pembinaan banyak nelayan yang terkendala mendapatkan bantuan. Sedikitnya, ada puluhan ribu nelayan.

Plt Kepala Dinas Perikanan Sampang Fajar Sidiq menyampaikan, jumlah nelayan di Kabupaten Sampang mencapai belasan ribu.

Mereka tersebar di tujuh kecamatan wilayah pesisir. Yakni Kecamatan Sampang, Pangarengan, Camplong, Sreseh, Ketapang, Banyuates, dan Sokobanah.

”Tahun ini kami ada bantuan jaring sebagai bentuk pembinaan kepada nelayan,” katanya Selasa (24/2).

Bantuan yang bersumber dari APBD tersebut merupakan aspirasi dari Musrenbang 2025. Menurutnya, tidak semua nelayan mendapatkan bantuan tersebut.

Sebab, dikhususkan kepada nelayan yang tergabung dalam kelompok dan mengantongi surat keterangan terdaftar (SKT).

”Ada empat kelompok yang dapat (bantuan) tahun ini,” ungkapnya.

Fajar mengutarakan, jumlah kelompok nelayan yang memiliki SKT yakni 168. Satu kelompok diikuti 10 hingga 15 orang.

Artinya, nelayan yang tergabung dalam kelompok sekitar 2.520 orang. Padahal, jumlah nelayan di Kota Bahari mencapai 15.597 orang.

”Memang banyak yang tidak tergabung ke kelompok,” tuturnya.

Nelayan yang tidak tergabung kelompok, tidak akan mendapatkan bantuan. Menurutnya, banyak nelayan memilih fokus mencari ikan daripada berorganisasi.

”Pembinaan tetap kami berikan meskipun tidak berkelompok. Mengenai pendataan itu tugas penyuluh perikanan,” ungkapnya. (ay/bil)

Editor : Hera Marylia Damayanti
#bantuan #kelompok nelayan #SKT #tergabung dalam kelompok #nelayan