SAMPANG, RadarMadura.id – Setiap tahun Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang konsisten menjalankan program pinjaman modal usaha atau dana bergulir (dagulir).
Tahun ini limit pinjaman yang disediakan mencapai ratusan juta.
Plt Kepala Diskopindag Sampang Zaiful Muqaddas melalui Kabid Koperasi dan UM Evi Hariati menyampaikan, program bergulir ditujukan bagi pelaku UMKM untuk pinjaman modal usaha.
Tujuannya, untuk memperkuat modal dan pengembangan usaha dengan suku bunga rendah. Yakni, hanya dipatok bunga enam persen.
”Syaratnya hanya KK dan pelaku usaha telah memiliki NIB, itu saja,” katanya Kamis (19/2).
Dana yang tersedia untuk program bergulir tahun ini mencapai Rp 300 juta. UMKM yang mengajukan pinjaman tak dibatasi.
Namun, ketentuan layak tidaknya mendapat pinjaman ditentukan setelah hasil survei.
”Hasil survei menentukan besaran modal pinjaman. Jika tidak layak, kami berikan sesuai realita di lapangan,” ungkapnya.
Evi menjelaskan, hasil bunga dari pinjaman tersebut menjadi pendapatan asli daerah (PAD). Hanya, PAD dari sumber ini tidak ditarget.
”Tahun kemarin kami berhasil mengembalikan Rp 300 juta,” terangnya.
Menurutnya, tahun ini belum ada pengajuan yang disepakati. Setidaknya ada dua debitur atau pelaku usaha yang mengajukan pinjaman.
Namun, belum dilakukan survei. ”Tinggal kami survei nanti,” pungkasnya. (ay/bil)
Editor : Hera Marylia Damayanti