SAMPANG, RadarMadura.id – Menjelang magrib, pelayan dapur rumah dinas Wabup Sampang menghidangkan menu buka puasa, Jumat (20/2).
Hidangannya sangat sederhana. Ada tahu dan tempe goreng, telur mata sapi, empal jagung, ikan goreng, dan sayur bayam.
Ada juga gorengan dan kurma yang dihidangkan di meja ruang tamu tersebut. Minumnya ada es cincau dan kelapa muda. Menu buka puasa ini tidak dinikmati sendirian oleh Wakil Bupati (Wabup) Sampang Ahmad Mahfudz.
Sebelum azan Magrib berkumandang, ajudan Wabup memanggil satpam yang sedang bertugas. Tanpa canggung, Lora Wabup mengajak mereka dan tamu untuk buka puasa bersama.
Beginilah suasana buka bersama Wabup Sampang saat berada di rumah dinas, sangat guyub dan penuh kekeluargaan.
Ra Mahfudz berupaya menjaga kesehatan dengan cara tidak makan sembarangan. Menu berbuka, dia hanya mengambil kurma, telur mata sapi, dan gorengan.
Dia mengawali buka puasa dengan menyantap kurma. Setelah itu, mulai makan telur mata sapi dan gorengan.
”Saya ada penyakit asam lambung. Jadi harus menjaga pola makan,” ujarnya saat diwawacarai Jawa Pos Radar Madura (JPRM).
Dia mengatakan, tidak ada menu spesial saat berbuka. Bahkan, dia sering buka puasa hanya dengan jajanan UMKM. Selain karena sering beraktivitas di luar rumah, hal itu diniatkan untuk membantu UMKM.
”Saya lebih sering buka puasa di luar rumah. Jadi, menu buka puasanya ya jajanan pasar,” katanya.
Berbeda dengan menu saat sahur. Lora Mahfudz sebisa mungkin santap sahur di rumah. Dia mengutamakan sahur bersama anak-anaknya. Karena itu, menu sahur disesuaikan dengan selera anak.
”Karena buka puasanya sering di luar, jadi sahurnya tetap diupayakan sama anak. Menunya, ikut selera anak,” ungkapnya sambil tersenyum tipis. (bil)
Editor : Amin Basiri