SAMPANG, RadarMadura.id – Puskesmas Mandangin tahun ini kebagian anggaran lebih dari setengah miliar rupiah.
Dana tersebut dialokasikan untuk pembangunan pagar dan pekerjaan pemasangan paving di fasilitas kesehatan yang berada di wilayah kepulauan tersebut.
Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Dinkes KB) Sampang Nurul Sarifah mengatakan, pada 2026 pihaknya menganggarkan sejumlah kegiatan pembangunan di fasilitas kesehatan (faskes).
Mulai dari puskesmas pembantu (pustu), pondok bersalin desa (polindes), hingga Puskesmas Mandangin.
”Untuk pustu kami rencanakan pembangunan di Pustu Panyepen dan Polindes Jeruk Porot. Masing-masing dianggarkan Rp 150 juta,” katanya Rabu (4/2).
Sementara untuk Puskesmas Mandangin, nilai anggaran yang dialokasikan lebih besar, yakni sekitar Rp 600 juta.
Dana tersebut diperuntukkan bagi pembangunan pagar dan pemasangan paving lingkungan puskesmas.
”Paket konsultan perencanaannya sudah ada. Tinggal menunggu proses di Pokja Pengadaan Barang dan Jasa,” tambahnya.
Anggaran tersebut bersumber dari APBD dan merupakan hasil usulan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) 2025.
Tujuannya, untuk melengkapi fasilitas penunjang di Puskesmas Mandangin.
”Selain Polindes Jeruk Porot, Puskesmas Mandangin juga merupakan usulan hasil musrenbang,” jelas Nurul.
Dia menargetkan, pekerjaan fisik dapat mulai dilaksanakan sekitar April atau Mei.
Saat ini, proses perencanaan sudah berjalan dan pengadaan rekanan dilakukan melalui mekanisme tender.
”Proses perencanaan sudah mulai. Perkiraannya April atau Mei sudah bisa dilaksanakan,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Mandangin Rina Dwiyanti mengaku informasi terkait pembangunan di instansinya belum sepenuhnya jelas.
Terutama terkait pengerjaan pemasangan paving, karena ada penyesuaian anggaran akibat efisiensi.
Namun, dia berharap seluruh pekerjaan yang direncanakan dapat terealisasi dan diawasi secara profesional.
”Kami sangat membutuhkan pagar demi keamanan. Selama ini banyak kambing yang sering masuk ke area puskesmas. Untuk pemasangan paving, kami masih menunggu informasi dari dinkes,” tandasnya. (ay/han)
Editor : Hera Marylia Damayanti