SAMPANG, RadarMadura.id – Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang menjadi lokasi terakhir kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD 2027 tingkat kecamatan yang dihadiri Wakil Bupati Sampang Ahmad Mahfudz.
Sejumlah anggota DPRD Sampang dan forkopimcam hadir dalam agenda tahunan tersebut di pendopo Kecamatan Sokobanah pada Rabu (4/2).
Wabup Ahmad Mahfudz mengatakan, ketersediaan anggaran daerah tahun ini terbatas. Sebab, dana transfer ke daerah (TKD) yang diterima Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang berkurang.
”Memang berat bagi kami. Rencana pembangunan tapi tidak bisa dieksekusi karena terdampak efisiensi. Sulit untuk melakukan pembangunan jika anggaran terbatas,” katanya dihadapan para undangan.
Baca Juga: Wabup Sampang Buka Musrembang RKPD Karang Penang, Ajak Kelola Sampah dan Kembangkan Industri Genting
Meski begitu, pihaknya mengajak pemerintah kecamatan dan desa tidak berkecil hati dan tetap optimististis. Pemkab berkomitmen dan memastikan akan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Sampang. Termasuk, merealisasikan program UHC.
”Kami menginginkan masyarakat Sampang benar-benar bisa merasakan manfaat pelayanan kesehatan gratis,” ungkapnya.
Pria yang akrab disapa Lora Mahfudz berharap dukungan dan doa semua masyarakat Sampang agar menemukan jalan keluar dan bisa melakukan pembangunan sesuai keinginan masyarakat.
”Bangunan yang sudah dilakukan harus terus dijaga dan diopeni,” pintanya.
Dia menambahkan, masalah sampah menjadi atensi Presiden Prabowo Subianto. Pihaknya berharap, semua pihak bersinergi menjaga lingkungan agar bersih.
Anggota DPRD Sampang Dapil IV Muhammad Salim mengutarakan, anggaran dana desa (DD) juga terdampak efisiensi. Pihaknya berharap, kondisi tersebut tidak berpengaruh pada pelayanan terhadap masyarakat, terutama di Kecamatan Sokobanah.
Baca Juga: Wabup Dorong Pelayanan Dasar yang Merata, Buka Kegiatan Musrenbangcam Jrengik
”Berkaitan dengan pelayanan administrasi, kesehatan, dan sebagainya harus diutamakan,” pintanya.
Camat Sokobanah Sapta Nuris Ramlan menyampaikan, terdapat beberapa isu strategis yang menjadi prioritas usulan dalam musrembang tahun ini.
Di antaranya, peningkatan infrastruktur jalan ruas Karang Penang-Tamberu. Kemudian, peningkatan infrastruktur ruas jalan Kabupaten Sokobanah Daya-Tobai Timur.
Selain itu, pihaknya juga mencanangkan program pengelolaan dan pengolahan sampah. ”Kami berharap ada pelatihan pengolahan sampah dan pembangunan TPS. Mudah-mudahan bisa terwujud tahun depan,” harapnya. (bai/bil)
Editor : Hendriyanto