SAMPANG, RadarMadura.id – Dinas Perikanan (Diskan) Sampang menyiapkan anggaran ratusan juta untuk pengembangan budi daya perikanan.
Bantuan tersebut menyasar belasan kelompok pembudi daya (pokdakan) di sejumlah wilayah di Kota Bahari.
Kabid Perikanan Budi Daya Diskan Sampang Moh. Mahfud menyampaikan, tahun ini program pengembangan hanya menyasar budi daya perikanan air tawar.
Calon penerimanya sudah diusulkan berdasarkan aspirasi dari Musyawarah Perencanaaan Pembangungan Kecamatan (Musrengbangcam) 2025.
”Sebagian besar aspirasinya dari musrenbang dan juga ada dari internal kami,” katanya Selasa (3/2).
Mahfud mengungkapkan, jumlah penerima yang masuk perencanaan tahun ini ada 17 pokdakan.
Perinciannya 15 kelompok mendapatkan bantuan benih ikan dan pakan serta dua kelompok lainnya mendapat bantuan kolam ikan.
”Khusus kolam, akan dibangun berupa beton dan fiber sesuai permintaan kelompok tanpa bibit. Jadi hanya minta kolam saja,” ungkapnya.
Dia menjelaskan, anggaran yang dialokasikan untuk program bantuan tersebut sebesar Rp 228 juta.
Sumbernya dari APBD 2026. Pengadaan akan dilakukan setelah kelompok mengikuti pelatihan.
”Kemungkinan pelatihannya dilaksanakan setelah bulan puasa, sambil lalu pengadaan bantuan dilakukan,” jelasnya.
Pelaku budi daya perikanan M. Wahyudi meminta agar penyaluran bantuan harus tepat sasaran.
Sehingga, tidak lagi ada temuan penerima manfaat bukan dari kalangan pembudi daya atau pelaku usaha dadakan.
Dia berharap, penyuluh melakukan verifikasi kepada kelompok penerima bantuan tersebut.
”Setelah bantuan diberikan, juga harus ditindaklanjuti dengan monitoring. Harus dilihat bagaimana pengembangan hasil bantuan tersebut, apakah bermanfaat atau tidak,” pesannya. (ay/bil)
Editor : Hera Marylia Damayanti