SAMPANG, RadarMadura.id– Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Sampang menggelar kejuaraan Festival Seni Pencak Silat 2026 di Pendopo Trunojoyo Pemkab Sampang kemarin (29/1).
Ajang tersebut dimanfaatkan sebagai sarana penjaringan atlet baru potensial.
Sekretaris IPSI Sampang Moh. Syaiful Arif mengatakan, kejuaraan itu berlangsung selama dua hari, mulai Rabu (28/1) hingga Kamis (29/1).
”Kejuaraan kami laksanakan di Pendopo Trunojoyo Pemkab Sampang,” katanya.
Menurut Syaiful Arif, seluruh perguruan silat di Kabupaten Sampang yang berada di bawah naungan IPSI ikut ambil bagian.
Total ada 205 atlet yang berpartisipasi. ”Semuanya turun di kategori seni,” ujarnya.
Dia menjelaskan, kejuaraan tersebut sengaja digelar untuk memberi ruang bagi setiap perguruan menguji kemampuan atlet-atlet barunya.
”Melalui kompetisi ini, atlet baru dari masing-masing perguruan silat bisa menunjukkan hasil latihan yang selama ini mereka jalani,” bebernya.
Arif menambahkan, IPSI Sampang berkomitmen terus melahirkan atlet silat profesional.
Sebab, selama ini ketersediaan atlet baru yang siap bersaing masih terbatas.
”Mudah-mudahan ke depan kemampuan atlet silat dari berbagai perguruan terus meningkat.
Yang berprestasi akan kami jaring untuk disiapkan menghadapi kejuaraan bergengsi, seperti porprov maupun kejurprov,” tandasnya. (bai/han)
Editor : Amin Basiri