SAMPANG, RadarMadura.id - Bencana longsor mengakibatkan dua ruas jalan penghubung antar desa tidak bisa bisa dilalui. Peristiwa tersebut terjadi dalam waktui yang hampir bersamaan.
Kasi Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sampang Mohammad Hozin memaparkan, terdapat tiga bencana longsor yang terjadi dalam waktu kurang dari lima hari, Yakni, di Desa Karang Penang Onjur Kecamatan Karangpenang Senin (12/1).
Rabu (14/1), longsor terjadi di dua tempat berbeda. Yakni, di Dusun Tiarah, Desa Terosan, Kecamatan Banyuates. Serta Dusun Sumber Bakti Desa Ketapang Barat, Kecamatan Ketapang, Sampang.
Longsor yang terjadi di Desa Karang Penang Onjur dan Desa Terosan Kecamatan Banyuates mengakibatkan jalan pengubung antar desa tidak dapat dilalui. Sementara longsor terjadi di Desa Ketapang Barang mengakibatkan rumah warga rusak.
Longsor yang terjadi di Desa Ketapang Barat menyebabkan salah satu rumah warga yang berdiri di bantaran sungai ambruk, ujarnya.
Longsor yang terjadi di tiga tempat tersebut diakibatkan intensitas hujan yang sangat lebat. Hal tersebut diperparah tidak adanya saluran pada ruas jalan yang ambles.
Tiga bencana alam yang terjadi kurang dalam sepekan tersebut diharapakan meningkatkan kewaspadaan masyarakat.
Kami minta masyarakat berhati-hati dan waspada terhadap cuaca ekstrim.
Masyarakat hendaknya juga melakukan penghijauan dengan menanam pohon di daerah-daerah yang rawan longsor, tandasnya. (bai/jup)
Editor : Amin Basiri