Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Bemsa Tuding Disperta KP Sampang Lalai, Buntut Dua Kali Kehilangan Mesin Hand Tractor

Hera Marylia Damayanti • Selasa, 6 Januari 2026 | 07:02 WIB
TKP: Anggota DPRD Sampang didampingi Kepala Disperta KP Sampang Suyono mengecek mesin hand tractor yang dicuri maling, Jumat (2/1). (UBAIDILLAHIR RAIE/JPRM)
TKP: Anggota DPRD Sampang didampingi Kepala Disperta KP Sampang Suyono mengecek mesin hand tractor yang dicuri maling, Jumat (2/1). (UBAIDILLAHIR RAIE/JPRM)

SAMPANG, RadarMadura.id – Pasca dua kali kehilangan mesin hand tractor, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Disperta KP) Sampang mendapat sorotan dari berbagai pihak.

Salah satunya, mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Sampang (Bemsa).

Koordinator Bemsa Iftitahul Elmy mengatakan, kasus pencurian mesin hand tractor di kantor disperta KP menggemparkan warga Kota Bahari. Sebab, terjadi dua tahun berturut-turut.

”Kali pertama terjadi pada 2024 dan terulang pada 2025 dengan modus dan kejadian yang sama. Satu mesin hand tractor hilang dan tersisa kerangkanya saja,” ujarnya.

Elmy menilai, raibnya mesin hand tractor tersebut mengindikasikan lemahnya pengawasan dan pengamanan aset di kantor Disperta KP Sampang. Sebab, terjadi sampai dua kali.

”Akibatnya, penyaluran hand tractor terlambat, tidak bisa langsung dimanfaatkan oleh petani,” sesalnya.

Dia menuding disperta KP lalai dalam menjaga dan mengamankan alsintan.

Padahal, untuk mengangkut mesin hand tractor membutuhkan waktu yang lama, membutuhkan alat dan tenaga ekstra.

”Sangat tidak masuk akal kalau tanpa ada keterlibatan orang dalam,” tudingnya.

Menurutnya, pada 2024 kasus pencurian hand tractor di disperta sudah dilaporkan ke Polres Sampang.

Tapi, hingga saat ini tidak jelas penanganan kasusnya. Tahun ini, raibnya mesin hand tractor kembali dilaporkan ke Polres Sampang.

”Tapi sampai sekarang juga tidak ada kejelasan penanganan kasus tersebut,” ulasnya.

Elmy menambahkan, Korps Bhayangkara mesti tegas dalam mengusut kasus tersebut. Polres Sampang mesti mengungkap perkara tersebut.

”Siapa dalangnya, mesti diungkap. Bukan cuma malingnya saja yang diproses hukum,” pintanya.

Dia juga minta disperta segera menyalurkan hand tractor. Tidak lagi mengulur-ulur waktu agar tidak sampai kembali terjadi pencurian mesin hand tractor.

”Kalau ditunda-tunda, kami khawatir hilang lagi. Makanya, kami berharap segera didistribusikan,” pintanya.

Sementara itu, Kepala Disperta KP Sampang Suyono belum bisa dimintai keterangan terkait hasil evaluasi institusinya pasca raibnya mesin hand tractor tersebut.

Sebab, saat dihubungi melalui sambungan telepon seluler, yang bersangkutan tidak merespons. (bai/yan)

Editor : Hera Marylia Damayanti
#mesin hand tractor #Bemsa #hilang #lalai #pencurian #alsintan #Disperta KP Sampang