Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Sungai Kamuning Meluap, Ratusan Rumah Warga Sampang Terdampak Banjir

Hera Marylia Damayanti • Senin, 5 Januari 2026 | 07:12 WIB
MENGGENANG: Warga tampak hati-hati melintas di Jalan Raya Panggung, Kecamatan Sampang, Minggu (4/1). (AYU LATIFAH/JPRM)
MENGGENANG: Warga tampak hati-hati melintas di Jalan Raya Panggung, Kecamatan Sampang, Minggu (4/1). (AYU LATIFAH/JPRM)

SAMPANG, RadarMadura.id – Hujan lebat terjadi di Kecamatan Robatal dan Kecamatan Karang Penang, Sampang, pada Sabtu (3/1) sore.

Aliran air hujan tersebut menyebabkan daya tampung Sungai Kamuning meluap. 

Akibatnya, lima desa tergenang banjir. Yakni Desa Pangilen, Banyumas, Kamuning, Pasean, dan Panggung.

Selain itu, sepanjang 100 meter ruas jalan nasional di Jalan Raya Panggung ikut tergenang.

Termasuk ruas Jalan Raya Imam Bonjol, Jalan Suhadak, Jalan Pemuda Bahari, dan Jalan Pemuda Satria.

Pantauan koran ini, akses jalan nasional terhambat karena luapan air tersebut.

Sejumlah kendaraan roda dua dan roda empat mogok saat melintas jalan tersebut. Sebagian kendaraan memilih putar balik.

”Saat ini kondisi air Sungai Kamuning di Kabupaten Sampang terpantau siaga dua,” kata Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Sampang Mohammad Hozin Minggu (4/1).

Menurut Hozin, penyebab banjir karena intensitas hujan tinggi di Kecamatan Robatal dan Kecamatan Karang Penang. Kondisi itu menyebabkan air Kali Kamuning meluap.

Dia mengungkapkan, warga yang terdampak banjir mencapai 348 jumlah kepala kelurga (KK) yang tersebar di sembilan dusun.

Ketinggian air di setiap desa bervariasi. Yakni mulai 10 sentimeter hingga 70 sentimeter dari permukaan tanah.

”Kondisi air di hulu berada padal level normal dengan ketinggian 3,42 meter (sekitar pukul 13.20) menurut alat early warning system (EWS),” ungkapnya.

Terpisah, warga Desa Panggung, Kecamatan Sampang, Mufarrohah menyampaikan, luapan air Kali Kamuning kali ini lebih besar dari biasanya.

Sebab, luapan air melalui saluran drainase tersebut hingga tumpah ruah ke jalan raya. ”Tahun sebelumnya tidak setinggi sekarang,” ungkapnya.

Perempuan berusia 50 tahun itu menyampaikan, air mulai meluap sejak pukul 05.00. Air tersebut mengalir dari wilayah utara Kota Bahari.

”Sebenarnya meskipun di sini hujan deras, kalau di pantura tidak hujan tidak akan banjir,” tukasnya. (ay/bil)

Editor : Hera Marylia Damayanti
#Sungai Kamuning #luapan air #meluap #Kali Kamuning #Banjir #tergenang banjir #Intensitas Hujan tinggi