SAMPANG, RadarMadura.id – Pemkab Sampang melalui dinas pekerjaan umum dan penataan ruang (DPUPR) terus berupaya meningkatkan konektivitas antarwilayah.
Utamanya, ruas jalan yang menghubungkan ke lokasi destinasi wisata. Hal itu berpotensi meningkatkan perekonomian masyarakat.
Kepala DPUPR Sampang Sri Andoyo Sudono, S.H., M.M mengatakan, tahun ini pihaknya melanjutkan perbaikan Jalan Batulenger–Tobai Timur. Ruas jalan ini panjangnya mencapai 7,1 kilometer.
Tahun-tahun sebelumnya, jalan tersebut sudah dilakukan rekonstruksi ke jalan beton sepanjang 1,17 kilometer. Pada 2025, pihaknya kembali merekonstruksi jalan tersebut sepanjang 1,97 kilometer. Jalan ini termasuk akses menuju wisata Pantai Lon Malang.
”Alhamdulillah, tahun ini kami mendapat anggaran tambahan untuk memperbaiki ruas Jalan Batulenger–Tobai Timur,” ujarnya.
Pejabat yang akrab disapa Dono itu mengutarakan, banyak akses untuk menuju lokasi wisata unggulan di wilayah utara Kota Bahari tersebut.
Ruas jalan ini menghubungkan jalan nasional di Desa Batulenger dengan simpang Pelerenan, Desa Bira Timur.
Jalan simpang ini juga terhubung dengan jalan lain menuju Kecamatan Karang Penang, Omben, dan Sampang.
”Kawasan Pantura Sampang adalah wilayah pesisir utara yang kaya potensi alam dan budaya, seperti Pantai Lon Malang di Desa Bira Tengah.
Wisata ini sedang dikembangkan sebagai destinasi wisata unggulan dan menjadi bagian dari koridor strategis ekonomi Jawa Timur,” ungkapnya.
Kontrak pelaksanaan pekerjaan ini sebesar Rp 5.421.300.000. CV Kevin Jaya Persada memenangkan tender proyek ini. Masa pelaksanaan pekerjaan dimulai 18 September sampai dengan 26 Desember.
”Semoga paket pekerjaan peningkatan struktur Jalan Batulenger–Tobai Timur ini bisa meningkatkan konektivitas transportasi antarwilayah dan memperlancar aksesibilitas ke destinasi wisata unggulan, sehingga dapat mengangkat perekonomian lokal,” harapnya. (bil)
Editor : Hera Marylia Damayanti