SAMPANG, RadarMadura.id – Tidak ada usaha yang sia-sia. Ungkapan itu tepat disematkan pada Dalbar Grup Sampang yang dirintis di tengah situasi sulit saat pandemi Covid-19 melanda Indonesia pada 2020.
Dalbar Grup dirintis oleh Jihadudin Ansori akibat himpitan ekonomi dan sulitnya mencari pekerjaan saat itu. Kondisi tersebut mendorongnya berani memulai usaha dari nol.
”Pada waktu itu, ekonomi memang hancur-hancurnya,” katanya saat diwawancarai Senin (22/12).
Jihad mengungkapkan, keinginannya memulai usaha muncul dari pemikiran sederhana untuk memiliki usaha kecil-kecilan. Setelah berdiskusi dengan keluarga, terutama sang istri, keputusan untuk memulai usaha pun diambil.
Baca Juga: Pemkab Pamekasan Kaji Kalender Event 2026
”Namanya usaha baru, ya terasa berat. Tapi, alhamdulillah dengan memanfaatkan jaringan, lambat laun lumayan mulai berkembang,” imbuhnya.
Pria yang dikenal mudah bergaul dengan berbagai kalangan itu menjelaskan, Dalbar Grup kini telah melengkapi seluruh kebutuhan acara. Usahanya tidak hanya bergerak di bidang lighting, tetapi juga menyediakan berbagai perlengkapan pendukung kegiatan.
Dalbar Grup melayani kebutuhan wedding, event, hingga acara lainnya. Layanan yang disediakan meliputi sewa lighting, sound system, kipas angin, dan perlengkapan pendukung lainnya.
”Dan kami siap memberikan pelayanan terbaik untuk pelanggan kami. Tahun ini, Dalbar Grup sudah berjalan 5 tahun,” ungkapnya.
Ke depan, Jihad berharap Dalbar Grup terus berkembang dan semakin maju. Ia ingin usahanya tidak hanya melayani pasar lokal, tetapi mampu bersaing di tingkat yang lebih luas.
”Yang belum tercapai menjadi vendor go nasional dan internasional. Saat ini, kami ada 15 orang karyawan. Akan tetapi, yang menetap 5 orang karyawan,” pungkasnya. (rul)
Editor : Hendriyanto