Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Mahasiswa Prodi TI UTM Sosialisasikan Pencegahan Bullying di SDN Banyuajuh 3

Hendriyanto • Selasa, 16 Desember 2025 | 20:35 WIB

PEDULI: Mahasiswa Prodi TI UTM berfoto bersama siswa usai melakukan sosialisasi pada Selasa (2/12).
PEDULI: Mahasiswa Prodi TI UTM berfoto bersama siswa usai melakukan sosialisasi pada Selasa (2/12).

BANGKALAN, RadarMadura.id – Mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura (UTM) Program Studi Teknik Informatika (TI) Kelompok 1 menggelar sosialisasi pencegahan bullying di SDN Banyuajuh 3 Kamal, Bangkalan, Selasa (2/12). Kegiatan ini dilakukan sebagai respons atas maraknya kasus bullying yang kian menghantui dunia pendidikan.

Koordinator Kelompok 1 Prodi Teknik Informatika UTM, Azzahro Ayu Pratiwi, menyampaikan bahwa kasus bullying saat ini semakin sering terjadi di lingkungan sekolah. Dampaknya pun dirasakan langsung oleh korban, baik secara emosional, sosial, maupun akademik.

“Bullying harus dicegah sejak dini yakni mulai dari usia sekolah dasar (SD) melalui sosialisasi seperti yang kami laksanakan untuk memenuhi tugas UAS dengan dosen pengampu bapak Taufik,” katanya.

Menurut Azzahro, kegiatan sosialisasi ini tidak semata-mata dilaksanakan untuk memenuhi tugas akhir semester. Tujuan utamanya adalah memberikan edukasi kepada anak-anak usia dini tentang bahaya dan dampak bullying.

“Kami berharap melalui sosialisasi ini bisa mendorong terciptanya lingkungan sekolah yang aman dan nyaman tanpa bullying,” ujarnya.

Baca Juga: UTM Launching Program Doktor Hukum, Gelar Seminar dan Refleksi Akhir Tahun

Ia menjelaskan, sosialisasi tersebut diikuti oleh 25 siswa SDN Banyuajuh 3 dengan melibatkan 10 mahasiswa sebagai pemateri dan panitia kegiatan. Materi disampaikan dengan bahasa sederhana agar mudah dipahami oleh siswa.

Materi yang diberikan mencakup pengenalan perilaku bullying dan dampaknya terhadap korban. Selain itu, siswa juga diajak memahami pentingnya sikap saling menghormati dan tidak membeda-bedakan teman.

Azzahro menambahkan, kegiatan ini diharapkan mampu menyadarkan siswa bahwa perundungan merupakan tindakan yang tidak benar. Perilaku tersebut dinilai dapat berdampak besar terhadap perkembangan mental dan sosial anak.

“Kami berharap siswa dapat lebih peka terhadap lingkungan pertemanan yang dirasa kurang aman dan nyaman terhadap dirinya sendiri,” tandasnya. (bai/dry)

Editor : Hendriyanto
#utm #mahasiswa magang #sd #bulliying