SAMPANG, RadarMadura.id – Suasana Desa Dulang, Kecamatan Torjun, Minggu (14/12) dini hari geger. Itu setelah rumah Komar dilalap api. Pemicu kebakaran diduga karena terjadi korsleting listrik.
Kasiops Pemadam Kebakaran Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Daerah (DPKPD) Sampang M. Maftuh Fathorrahman mengatakan, institusinya menerima laporan dari warga sekitar pukul 00.20. Selanjutnya, tim langsung bergegas menuju Desa Dulang. ”Saat kami tiba, api sudah membesar dan membakar separo rumah,” katanya.
Menurutnya, api cepat membesar karena dinding rumah terbuat dari gedek. Pemicu lainnya, stok air terbatas. ”Rumahnya semipermanen dan terbuat dari bahan yang mudah terbakar, jadi api cepat merembet,” tambahnya.
Dijelaskan, petugas kebakaran sempat mengalami kesulitan saat melakukan evakuasi. Pasalnya, rumah berada di permukiman padat penduduk. Akibatnya, rumah yang dihuni keluarga kecil itu tidak bisa diselamatkan.
”Rumah itu dihuni pasangan suami istri dan anaknya. Beruntung tidak ada korban jiwa,” ucapnya.
Ditambahkan, dugaan sementara, kebakaran disebabkan oleh hubungan pendek arus listrik atau korsleting. ”Sehingga, menciptakan panas berlebih dan menimbulkan percikan api,” ucapnya.
Menurutnya, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 02.00. Sedangkan jumlah kerugian materiel yang dialami pemilik sekitar Rp 75 juta. ”Untuk sementara, korban mengungsi ke rumah tetangga,” pungkasnya.
Sementara itu, Plh Kasihumas Polres Sampang AKP Eko Puji Waluyo menyampaikan informasi yang berbeda perihal insiden kebakaran tersebut. Dikatakan, peristiwa nahas itu berlangsung pada Sabtu (13/12) sekitar pukul 23.30.
Peristiwa bermula dari percikan api yang diakibatkan korsleting listrik. Percikan api itu jatuh pada tumpukan batang jagung kering dan api kemudian cepat membesar.
”Saksi Moh. Sehri yang melihat peristiwa tersebut lalu langsung membangunkan pemilik rumah, yaitu Hoseh, 35, yang sedang tidur. Api berhasil dipadamkan oleh tim damkar sekitar pukul 01.00,” pungkasnya. (ay/yan)
Editor : Hera Marylia Damayanti