SAMPANG, RadarMadura.id – Bupati Sampang Slamet Junaidi memberikan kado spesial kepada masyarakat dalam rangka Hari Jadi Ke-402 Kabupaten Sampang. Yakni, menghapus tunggakan PDAM Trunojoyo. Penghapusan tunggakan itu direncanakan dimulai pada Senin (15/12).
Selain menghapus tunggakan pelanggan, Bupati Slamet Junaidi juga mengubah logo PDAM pada malam Panggung Budaya Madura Jumat (12/12). Bupati berharap, perubahan tersebut bisa membawa badan usaha miliki daerah (BUMD) tersebut kian maju. Terutama dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat Sampang.
”Perubahan logo ini atas inisiatif Pak Direktur, yang tujuannya untuk mengubah mindset dalam memperbaiki layanan,” katanya Jumat (12/12).
Pejabat yang akrab disapa Aba Idi mengungkapkan, total tunggakan pelanggan PDAM yang akan dihapus mencapai Rp 13 miliar. Penghapusan tunggakan direncanakan mulai Senin (15/12). Tunggakan itu berasal dari ribuan pelanggan yang tidak taat membayar tagihan.
”Setelah tunggakan ini dihapus, saya harapkan tidak ada lagi tunggakan,” ungkapnya.
PDAM Sampang saat ini berubah nama Perumdam Trunojoyo. Hal ini diharapkan bisa memperbaiki kinerja, manajemen dan pendistribusian air kepada masyarakat. Menurut Aba Idi, PDAM didirikan tidak hanya bergerak dalam pendapatan daerah. Tugas utamanya adalah memberikan pelayanan dalam sektor air bersih kepada masyarakat.
”Saya tidak berharap dividen. Semoga ke depan pelayanan PDAM lebih prima dan aliran air lancar kepada masyarakat,” harapnya.
Direktur Perumdam Trunojoyo Sampang Amin Arif Tirtana menyampaikan, tunggakan Rp 13 miliar tersebut merupakan akumulasi tahun 2013 hingga 2025. Penghapusan tunggakan akan dilakukan bertahap. Tahap satu, tunggakan enam ribu lebih pelanggan yang mencapai Rp 5,8 miliar akan dihapus.
”Hasil klasifikasi ditemukan Rp 5,8 miliar yang sudah disetujui Bapak Bupati. Sembari kami lakukan penagihan untuk yang baru,” ujarnya.
Menurutnya, penghapusan dilakukan karena statusnya sudah tidak bisa ditagih dengan sejumlah faktor. Untuk penghapusan tahap kedua pihaknya masih menunggu hasil audit neraca pembukuan keuangan 2025.
”Sesuai harapan Bapak Bupati, tentu kami akan berusaha semaksimal mungkin meningkatkan kinerja,” pungkasnya. (ay/bil)
Editor : Hera Marylia Damayanti