Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Menu Terkontrol, Program MBG di Sampang Bikin Siswa Tak Lagi Jajan Sembarangan

Hendriyanto • Rabu, 10 Desember 2025 | 20:25 WIB

TERIMA MBG: Guru SDN Dulang Torjun, Rismayda Firdian Gazali Putri saat menerima jatah MBG khusus siswanya di SDN Dulang.
TERIMA MBG: Guru SDN Dulang Torjun, Rismayda Firdian Gazali Putri saat menerima jatah MBG khusus siswanya di SDN Dulang.

SAMPANG, RadarMadura.id – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Presiden Prabowo Subianto mulai mengubah kebiasaan kalangan siswa. Di wilayah Madura, khususnya Kabupaten Sampang yang  sudah berjalan sekitar tiga hingga empat bulan ini.

Para siswa penerima manfaat MBG mengaku sangat senang dengan fasilitas tersebut. Hal tersebut disampaikan oleh Salman, siswa SDN Dulang, Torjun, Sampang.

Dia mengatakan senang karena bisa mendapatkan makanan gratis setiap hari. “Alhamdulillah makanya enak. Terimakasih pak presiden Prabowo,” terangnya.

Sejumlah siswa lain di sekolah itu juga menyampaikan tanggapan dan harapan mereka. Salah satunya berharap program MBG terus berjalan tanpa henti.

Para siswa menilai MBG membuat mereka tidak lagi membeli makanan yang kurang sehat di sekitar sekolah. Mereka merasa lebih terjamin karena menu yang disajikan lebih terkontrol.

Baca Juga: Dukung Program MBG, Bupati Lukman Kembali Resmikan SPPG

Guru SDN Dulang Torjun, Rismayda Firdian Gazali Putri, juga mengakui dampak positif program tersebut. Menurut Risma, MBG memberikan perubahan pola jajan siswa di sekolahnya.

Dia menyampaikan bahwa sebelum program MBG berjalan, siswa terbiasa membeli ciki-ciki, pentol, dan jajanan tidak sehat lainnya. Kondisi itu berubah setelah mereka rutin menerima makanan MBG.

“Sebelum ada MBG anak-anak biasanya jajan ciki-ciki, pentol, dan jajanan tidak sehat lainnya yang dijual di area sekolah,” terang Risma. Dia bersyukur pola konsumsi siswa kini mulai beralih.

Saat ini para siswa lebih memilih makan nasi MBG yang disediakan setiap hari. Menurut Risma, perubahan ini membuat sekolah lebih mudah mengarahkan siswa pada makanan sehat.

Salman sedang makan jatah MBG di sekolahnya di SDN Dulang, Torjun, Sampang.
Salman sedang makan jatah MBG di sekolahnya di SDN Dulang, Torjun, Sampang.

“Minimal siswa mulai diajari makan makanan yang sehat dan bergizi. Tapi yang namanya siswa kadang nggak mau sayur,” cerita Risma sambil tersenyum. Ia tetap optimistis edukasi gizi dapat berjalan bertahap.

Risma menegaskan bahwa kebiasaan jajan sembarangan mulai menurun drastis. Hal ini menunjukkan bahwa program MBG memberi efek nyata terhadap perilaku siswa.

Selain itu, Risma juga berterima kasih kepada SPPG Yayasan Discovery Water Sustainability (DWS) yang bertugas sebagai penyaji makanan. Ia menilai layanan mereka sangat baik setiap hari.

Pihak penyedia rutin menyajikan menu bervariasi sehingga siswa tidak merasa bosan. Varian menu itu membantu menjaga nafsu makan siswa selama program berjalan.

Baca Juga: Tekankan Jaga Kualitas Menu MBG, Wabup Sampang Launching SPPG Madulang

Risma berharap kolaborasi pemerintah, sekolah, dan penyedia layanan terus berlanjut. Ia menilai sinergi ini sangat penting untuk menjaga keberlanjutan MBG.
Program MBG diharapkan tidak hanya meningkatkan kesehatan siswa. namun juga menciptakan kebiasaan makan sehat yang bertahan hingga dewasa. (dry)

Editor : Hendriyanto
#Mbg #sampang #Makan Bergizi Gratis #SPPG #torjun