SAMPANG, RadarMadura.id - Hujan lebat disertai angin kencang di Kecamatan Jrengik Selasa (2/12) mengakibatkan tiga pohon roboh.
Apesnya, pohon tersebut tumbang dan menimpa fasilitas umum (fasum).
Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Sampang Mohammad Hozin mengatakan, pada Selasa (2/12), sebagian wilayah di Kabupaten Sampang diguyur hujan deras disertai angin kencang.
Khusus di Kecamatan Jrengik, hujan turun kurang lebih satu jam.
Selanjutnya pada pukul 12.45, BPBD Kabupaten Sampang menerima informasi dari warga bahwa ada pohon tumbang, katanya.
Jika merujuk laporan yang diterima BMKG, insiden pohon tumbang terjadi di tiga lokasi. Di antaranya di Desa/Kecamatan Jrengik, UPTD SDN Asemraja 1, dan Jalan Raya Jrengik.
”Di Desa/Kecamatan Jrengik menimpa rumah warga, di UPTD SDN Asemraja menimpa atap, dan di Jalan Raya Jrengik tumbang ke jalan. Akibatnya, arus lalu lintas sempat tersendat, tambahnya.
Menurutnya, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Tapi, fasilitas umum mengalami kerusakan kategori ringan. Termasuk, atap rumah warga juga terkena dampak.
Setelah menerima laporan warga, personel langsung ke lokasi dan melakukan pemotongan pohon. Juga melakukan pembersihan material, ungkapnya.
Dijelaskan, fenomena hujan lebat disertai angin kencang tersebut merupakan bagian dari bencana hidrometeorologi.
Jika merujuk data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), bencana berlangsung mulai Minggu (30/11) hingga Selasa (9/12).
”BMKG menetapkan Kabupaten Sampang sebagai salah sati kota waspada bencana hidrometeorologi. Karena itu, saya mengimbau warga untuk tetap waspada, pungkasnya. (ay/yan)
Editor : Amin Basiri