SAMPANG, RadarMadura.id – Kuota haji Kabupaten Sampang untuk keberangkatan 2026 mengalami pengurangan. Berkurangnya data calon jemaah haji (CJH) itu terjadi pada Selasa (25/11). Yakni, setelah dilakukan verifikasi kuota CJH.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Sampang Sayfuddin menyampaikan, sejumlah tahapan pemberangkatan CJH sudah dilakukan. Saat ini memasuki tahap pelunasan bagi CJH yang akan berangkat tahun depan.
Dia mengutarakan, kuota CJH mengalami perubahan sejak Selasa (25/11). Sebelumnya, kuota yang ditetapkan untuk Kabupaten Sampang 644 CJH. Perinciannya, 574 CJH reguler dan 70 CJH lansia.
Setelah diverifikasi, kuota CJH berkurang menjadi 578 orang. Artinya, berkurang sekitar 66 jemaah. ”Jadi yang berhak melunasi saat ini 578 CJH,” tuturnya.
Sayfuddin menjelaskan, puluhan jemaah yang dihapus disebabkan sejumlah faktor. Di antaranya, ada yang menunda pemberangkatan dan terdapat CJH yang meninggal. Sembilan jemaah yang meninggal merupakan lansia.
”Awalnya kuota lansia 70 orang, namun kini berkurang menjadi 61 orang,” terangnya.
Menurutnya, kuota CJH bisa berubah. Kuota CJH juga bisa bertambah dari penggabungan. Saat ini pihaknya menerima dua CJH yang mengajukan penggabungan. ”Batas kuota penggabungan dibuka sampai pelunasan ditutup,” pungkansya. (ay/bil)
Editor : Hera Marylia Damayanti