Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Polisi Tahan Warga Lumajang, Diduga Pelaku Tabrak Lari di Desa Angsokah

Hera Marylia Damayanti • Selasa, 2 Desember 2025 | 13:40 WIB
DITAHAN: Tersangka tabrak lari Choirul Anam menyerahkan diri ke Satlantas Polres Sampang, dini hari Senin (1/12). (HUMAS POLRES UNTUK JPRM)
DITAHAN: Tersangka tabrak lari Choirul Anam menyerahkan diri ke Satlantas Polres Sampang, dini hari Senin (1/12). (HUMAS POLRES UNTUK JPRM)

SAMPANG, RadarMadura.id – Choirul Anam kini harus mendekam di penjara. Warga Kecamatan Sumbersuko, Lumajang, itu menjadi tahanan Polres Sampang sejak Senin (1/12). Sebab, Dia diduga terlibat tabrak lari yang menyebabkan tiga korban meninggal dunia di Desa Angsokah, Kecamatan Omben, Sampang, pada Selasa (11/11) sekitar pukul 22.44.

Plh Kasihumas Polres Sampang AKP Eko Puji Waluyo mengatakan, pihaknya menahan Choirul Anam, 18, warga Kecamatan Sumbersuko, Lumajang. Dia diduga menjadi pelaku tabrak lari yang menyebabkan tiga orang meninggal dunia.

Terduga pelaku menyerahkan diri pada Satlantas Polres Sampang dini hari pukul 01.00. Dia diantar pemilik truk. ”Tersangka sekarang diamankan di Polres Sampang,” katanya.

Mantan Kapolsek Ketapang itu menjelaskan, awalnya pemilik truk tidak mengetahui bahwa Choirul Anam terlibat laka lantas. Pemilik truk baru mengetahui jika anak buahnya terlibat laka lantas di Desa Angsokah, Kecamatan Omben, Sampang.

”Setelah dirayu oleh juragannya, akhirnya terduga pelaku mengakui jika terlibat laka lantas di TKP,” terangnya.

Pama dengan tiga balok emas di pundaknya itu mengungkapkan, saat ini perkara tersangka sedang dilakukan penyidikan lebih lanjut oleh Satlantas Polres Sampang. Tersangka diproses hukum untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

”Tersangka dijerat Pasal 310 ayat 4 dan Pasal 312 UU LLAJ 2009,” ungkapnya.

Eko menambahkan, tiga pria yang menjadi korban tabrak lari meninggal semua. Pengendara sepeda motor honda Beat nomor polisi (nopol) M 6612 GH ditemukan tergeletak di pinggir jalan raya di Desa Angsokah pada Selasa (11/11). Diduga mereka meninggal usai ditabrak truk yang dikendarai Choirul Anam.

Tiga pengendara motor tersebut yakni Yasin Nawawi, 61, warga Desa Paseyan, Kecamatan Kota Sampang. Selain itu, Rofiih, 35, warga Kelurahan Bulak Banteng, Kecamatan Kenjeran, Kota Surabaya, dan Udi, 40, warga Desa Tambak, Kecamatan Omben. Ketiganya berboncengan mengendarai satu sepeda motor.

Sepeda motor yang dikendarai Yasin Nawawi membonceng Rofiih dan Udi melaju dari arah selatan ke arah utara. Saat tiba di TKP, dari arah berlawanan muncul kendaraan fuso yang dikemudikan Choirul Anam. Kendaraan tersebut diduga oleng ke kanan dengan kecepatan tinggi sehingga menabrak korban.

Akibatnya, Yasin Nawawi dan Rofiih mengalami luka berat dan meninggal di TKP. Sementara Udi mengalami luka-luka.

”Tapi, saat dilakukan perawatan di Puskesmas Omben, dia (Udi) juga meninggal dunia,” tandasnya. (bai/bil)

Editor : Hera Marylia Damayanti
#menyerahkan diri #polres sampang #laka lantas #Desa Angsokah #pelaku tabrak lari