SAMPANG, Jawa Pos Radar Madura Bupati Sampang Slamet Junaidi meneken nota kesepakatan antara kabupaten dan kota se-Jawa Timur (Jatim) dengan Badan Pusat Statistik (BPS).
Kegiatan itu dilaksanakan di Hotel Grand Mercure, Malang, Kamis (20/11).
Bupati Sampang Slamet Junaidi memaparkan, kerja sama yang dilakukan dengan BPS berkaitan dengan penyediaan, pemanfaatan, dan pengembangan data statistik dalam rangka pembangunan daerah.
Kemitraan tersebut diharapkan dapat berdampak positif terhadap Kota Bahari.
Pihaknya menilai, tersedianya data-data statistik sangat penting bagi pemerintah.
Data statistik yang akurat akan membantu daerah dalam menyusun perencanaan dan pengambilan keputusan yang tepat sasaran, ucapnya kemarin (21/11).
Orang nomor satu di Kabupaten Sampang itu menjelaskan, pemkab akan terus mendukung penuh berkaitan dengan pengembangan data statistik di Kota Bahari.
ihaknya ingin kemitraan dengan BPS yang terbangun bisa terus ditingkatkan.
Dengan begitu, BPS dan pemkab bisa saling berkolaborasi dalam menyukseskan pembangunan di Kabupaten Sampang, tegasnya.
Kepala BPS RI Amalia Adininggar Widyasanti menyatakan, lembaganya berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam pembangunan nasional maupun daerah. Yakni, melalui penyediaan data statistik yang tepat dan berkualitas.
”Kami berharap melalui MoU ini, kerja sama BPS Jatim dengan pemerintah provinsi dan kabupaten/kota dapat semakin konkret dan berdampak nyata, bebernya.
Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf menyatakan, keberadaan data statistik sangat penting bagi pemerintah.
Terutama dalam merumuskan kebijakan pembangunan agar lebih terukur. Khususnya dalam rangka meningkatkan taraf kehidupan masyarakat.
”Kemiskinan tidak bisa diatasi hanya dengan intuisi, tetapi harus berdasarkan data yang akurat. Karena itu, lahir Inpres 4/2025 sebagai langkah strategis presiden agar pembangunan dilakukan dengan intervensi berbasis data, bebernya. (bai/jup)
Editor : Amin Basiri