SAMPANG, RadarMadura.id – Warga Dusun Tasean, Desa Paseyan, Kecamatan Kota Sampang, kemarin (16/11) geger.
Pasalnya, bocah berusia lima tahun bernama Moh. Ghibran Alvian Mahrus ditemukan meninggal di DAS Kemuning, Desa Paseyan.
Kasi Kedaruratan dan Logistik Mohammad Hozin membenarkan penemuan bocah yang meninggal di DAS Kemuning tersebut.
Dia mengetahui insiden itu seusai mendapatkan laporan dari masyarakat.
”Tapi kami mendapatkan informasi saat korban sudah berada di rumah duka,” ujarnya.
Menurutnya, bocah tersebut diketahui bernama Moh. Ghibran Alvian Mahrus.
Bocah laki-laki berusia lima tahun itu merupakan warga Jalan Kamboja, Kelurahan Dalpenang, Kecamatan Kota Sampang.
”Korban merupakan anak dari Ach. Mahrus,” ujarnya.
Dijelaskan, kejadian bermula saat korban bermain ke rumah neneknya di Dusun Tasean, Desa Paseyan, Kecamatan Kota Sampang, kemarin (16/11) pukul 10.30.
Pintu rumah nenek korban sempat ditutup semua oleh nenek korban. Saat bermain ke rumah neneknya, korban selalu diawasi.
”Tapi korban saat lepas dari pengawasan, diduga keluar dari arah jendela dan hilang dari rumah neneknya, dan tidak diketahui keberadaannya,” ungkapnya.
Kemudian, nenek korban dan keluarganya melakukan pencarian di sekitar rumah neneknya.
Setelah pencarian dilakukan 2,5 jam, korban akhirnya ditemukan di sungai dalam keadaan meninggal sekitar pukul 13.00.
”Jarak dari rumah nenek korban ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) sekitar 100 meter. Korban sudah dikebumikan oleh keluarganya,” ujarnya.
Dia mengimbau semua orang tua lebih waspada dan memperketat penjagaan terhadap anak, terutama saat ini memasuki cuaca ekstrem.
”Jangan sampai lolos pengawasan, apalagi saat bermain di sungai,” tandasnya. (bai/yan)
Editor : Amin Basiri