PAMEKASAN, RadarMadura.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan mengalokasikan anggaran Rp 400 juta untuk pembangunan pagar Pasar Waru di Kecamatan Waru.
Dana ratusan juta tersebut dipecah menjadi tiga jenis kegiatan.
Perinciannya, pembangunan konstruksi Rp 362 juta, jasa konsultasi perencanaan Rp 24 juta, dan pengawasan Rp 14 juta.
Namun proyek yang melekat di Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pamekasan itu belum digelar.
Kabid Pengelolaan Pasar Disperindag Pamekasan Handiko Bayuadi mengaku tidak banyak tahu berkenaan dengan proses penunjukan pelaksana proyek pagar Pasar Waru.
Dia meminta untuk mengonfirmasi langsung kepada atasannya, yaitu Kepala Disperindag Pamekasan Ahmad Basri Yulianto.
Langsung ke PPK (pejabat pembuat komitmen, Red) saja, takut salah penyampaian saya, kata Handiko kemarin (9/11).
Sementara itu, Kepala Disperindag Pamekasan Ahmad Basri Yulianto tidak bisa dimintai keterangan.
Pesan yang dikirim dan panggilan WhatsApp yang dilayangkan koran tidak masuk. Nomor yang biasa digunakan dalam kondisi tidak berdering.
Ketua Komisi II DPRD Pamekasan Salman Al Farisi mendesak dinas terkait untuk segera merealisasikan program tersebut.
Sebab, waktu pelaksanaan program sudah memasuki akhir tahun.
Sehingga, diperlukan langkah cepat agar kegiatan yang telah direncanakan dapat terlaksana sesuai target.
Tapi, juga perlu diimbangi dengan pengawasan yang ketat agar pelaksanaannya sesuai prosedur dan RAB, pungkasnya. (lil/jup)
Editor : Amin Basiri