SAMPANG, RadarMadura.id – Sedikitnya terdapat tiga anggota polisi dan satu anggota Brimob mengalami luka-luka saat mengamankan aksi demonstrasi di depan Kantor DPRD Sampang, Selasa (28/10/2025).
Selain itu, dua anak yang mendapat penanganan medis di RSUD dr. Mohammad Zyn (RSMZ) Sampang terkena gas air mata.
Wabup Sampang Ahmad Mahfudz didampingi Kapolres AKBP Hartono menjenguk anggota yang sedang dirawat di RSMZ Sampang usai menemui massa aksi demontrasi.
Wabup melihat kondisi satu per satu anggota Polri yang dirawat. Dia mendoakan semuanya segera pulih.
Tokoh yang akrab disapa Lora Mahfudz itu mengutarakan, pihaknya mendatangi RSMZ untuk memastikan semua pihak yang terdampak saat aksi demontrasi dirawat dengan baik.
”Kami minta tolong ke RSUD agar korban, baik pihak aparat dan warga dilayani sebaik mungkin agar segera sembuh,” pintanya.
Lora Mahfudz juga mengajak semua pihak untuk menjaga kondusivitas. ”Doakan sampang baik-baik saja dan tetap kondisif,” harapnya.
Humas dan Marketing RSMZ Sampang Amin Jakfar menyatakan, luka yang dialami korban ringan dan sudah ditangani dengan baik.
Kondisi korban berangsur pulih setelah mendapat perawatan medis dari dokter. ”Kondisi korban tidak perlu rawat inap,” tuturnya.
Sejumlah anggota dan pimpinan DPRD Sampang juga menjenguk korban aksi demontrasi. Sekitar pukul 18.30, satu persatu korban diperbolehkan pulang. (bil)
Editor : Anis Billah