Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Telan Anggaran Miliaran, Pelatihan Nakes Puskesmas Se-Kabupaten Sampang

Hera Marylia Damayanti • Rabu, 29 Oktober 2025 | 16:31 WIB
MELAYANI: Dokter Puskesmas Tanjung sedang melakukan USG kepada ibu hamil beberapa waktu lalu. (PUSKESMAS TANJUNG UNTUK JPRM)
MELAYANI: Dokter Puskesmas Tanjung sedang melakukan USG kepada ibu hamil beberapa waktu lalu. (PUSKESMAS TANJUNG UNTUK JPRM)

SAMPANG, RadarMadura.id – Biaya untuk pelatihan tenaga kesehatan (nakes) puskesmas se-Kabupaten Sampang menelan anggaran yang tidak sedikit. Tahun ini, Dinkes KB Sampang menggelontorkan dana miliaran selama setahun. Anggaran tersebut belum terserap semua hingga akhir September.

Kabid Pelayanan Kesehatan dan Sumber Daya Kesehatan Dinkes KB Sampang Nurul Sarifah mengatakan, hampir setiap tahun pihaknya melatih nakes puskesmas. Itu dilakukan untuk meningkatkan kemampuan nakes dalam melayani masyarakat. Pelatihan itu dilakukan berdasarkan kebutuhan daerah.

”Menu dan anggaran pelatihannya sudah ditentukan. Kami memilih jenis pelatihan sesuai yang dibutuhkan,” katanya.

Nurul mengutarakan, kegiatan pelatihan itu bersumber dari dua anggaran. Yakni, dana alokasi khusus (DAK) nonfisik dan dana alokasi umum (DAU) earmark. Porsi anggaran paling banyak bersumber dari DAK nonfisik sekitar Rp 800 juta lebih. ”Kegiatan dari DAU tidak sampai Rp 200 juta,” tuturnya.

Dia mengungkapkan, terdapat dua pelatihan yang belum terlaksana hingga sekarang. Di antaranya pelatihan kefarmasian yang diagendakan akhir November. Kegiatan ini diambil dari DAU earmark. ”Dari DAU dan DAK nonfisik sama-sama tinggal satu pelatihan,” ungkapnya.

Nurul menjelaskan, pelatihan nakes dilaksanakan di UPT Pelatihan Kesehatan Masyarakat (Latkesnas) Murnajati Malang. Pelatihan yang sudah dilakukan yakni pelayanan USG untuk ibu hamil. Semua puskesmas mengirimkan dokter untuk mengikuti pelatihan tersebut.

Menurutnya, semua puskesmas sudah membuka pelayanan USG. Hal ini termasuk program unggulan pemerintah pusat. ”Standarnya sekarang ibu hamil harus USG minimal dua kali,” terangnya.

Kepala Puskesmas Tanjung Nurus Zakiyah menyampaikan, tiga dokter yang bertugas di puskesmas sudah dilatih USG. Sebab, ibu hamil diwajibkan melakukan USG sejak trimester pertama dan ketiga. Pihaknya berupaya agar semua bumil mendapat pelayanan USG.

”Kami mengupayakan semua ibu hamil bisa mendapatkan pelayanan ini,” tukasnya. (bil)

Editor : Hera Marylia Damayanti
#anggaran #Dinkes KB Sampang #puskesmas #pelatihan #nakes