SAMPANG, RadarMadura.id – Satu per satu jalan rusak di wilayah Kabupaten Sampang diperbaiki. Di antaranya ruas jalan Pangelen–Kanjar. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Sampang memperbaiki jalan ini karena menjadi jalur alternatif saat terjadi bencana banjir di wilayah perkotaan.
Kepala Dinas PUPR Sampang Ir RP Muhammad Zis, M.T. mengatakan, kegiatan peningkatan struktur Jalan Pangelen-Kanjar menghabiskan anggaran Rp 741.663.000. Proyek tersebut dikerjakan CV Sejahtera Lancar Mandiri dengan masa pelaksanaan selama 120 hari kalender.
Pekerjaan konstruksi itu mulai dikerjakan sejak 1 Juli sampai dengan 28 Oktober. Kontraktor pelaksana berhasil melaksanakan serah terima pekerjaan seratus persen pada 20 Agustus. ”Artinya, pekerjaan selesai lebih cepat dari kontrak,” katanya.
Dia mengutarakan, awalnya kondisi ruas jalan yang sudah diperbaiki itu kurang baik. Perkerasan aspal tidak rata dan berlubang. Lebar badan jalan relatif sempit untuk dilalui dua kendaraan saat berpapasan. Karena itu, pihaknya melakukan peningkatan struktur jalan dengan betonisasi dengan panjang 207 meter dan lebar 5 meter.
Rekonstruksi jalan dengan betonisasi menjadi pilihan terbaik agar tidak mudah rusak. Sebab, jalan itu dilalui kendaraan berat seperti tangki bermuatan air dengan bobot kendaraan dan muatannya mencapai 5,5 ton. Perkerasan jalan yang awalnya lebar rata-rata 3,5 hingga 4 meter, kini diperlebar menjadi 5 meter.
”Warga pemilik tanah di sisi kanan kiri jalan mendukung pelaksanaan pelebaran jalan itu. Untuk memaksimalkan, dibangun dinding penahan tanah sebagai perkuatan lereng jalan,” ungkapnya.
Zis menjelaskan, jalur transportasi dari kota Sampang (perempatan barisan) menuju Kecamatan Kedungdung sering lumpuh saat terjadi banjir. Kendaraan dari arah Bangkalan harus beralih ke jalur alternatif ruas Pangongsean–Kramat dengan melewati pertigaan Kotem. ”Jalan ini menjadi alternatif saat terjadi bencana banjir,” tukasnya. (bil)
Editor : Hera Marylia Damayanti