Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Wabup Sampang sebut MBG Program Mulia, Mampu Penuhi Gizi Anak Bangsa hingga Tekan Pengangguran

Anis Billah • Sabtu, 27 September 2025 | 23:39 WIB
KHARISMATIK: Wabup Sampang Ahmad Mahfudz menyampaikan sambutan saat peresmian dapur MBG di desa Asemjaran, Banyuates, Sampang, Selasa (19/8).
KHARISMATIK: Wabup Sampang Ahmad Mahfudz menyampaikan sambutan saat peresmian dapur MBG di desa Asemjaran, Banyuates, Sampang, Selasa (19/8).

SAMPANG, Radar Madura.id – Jumlah dapur program makan bergizi gratis (MBG) di Kabupaten Sampang terus bertambah. 

Sejauh ini, terdapat 36 dapur yang sudah beroperasi di Kota Bahari, berdasarkan data Satgas Pengawasan MBG Kabupaten Sampang.

Rata-rata penerima manfaat setiap dapur mencapai tiga ribu lebih. Artinya, jika dihitung berdasarkan jumlah sasaran, maka mencapai hampir seratus ribu siswa.

Sebaran penerima manfaat hampir merata di seluruh kecamatan di Kabupaten Sampang.

Wakil Bupati Sampang Ahmad Mahfudz menyampaikan, pihaknya sangat mendukung terealisasinya program MBG. 

Bahkan, dirinya sering turun ke desa untuk meresmikan dapur MBG. Dia bersyukur, jumlah dapur MBG di Sampang terus bertambah.

Menurutnya, dapur MBG tidak hanya terpusat di daerah perkotaan. Tetapi menyebar hampir merata di setiap kecamatan. 

Pihaknya terus mendorong percepatan realisasi program MBG yang digagas Presiden Prabowo Subianto.

”Kami mendukung program MBG ini sebagai bagian dari ikhtiar Presiden dalam mencapai tujuan Nasional jangka panjang,” tegas pria yang akrab disapa Lora Wabup itu.

Lora Wabup menilai, program MBG memiliki tujuan mulia. 

Sebab, bisa memenuhi kebutuhan gizi anak, utamanya yang tidak mampu. Hal ini sejalan dengan program pemerintah daerah untuk mengentaskan kasus stunting.

”MBG adalah program yang sangat mulia. Bertujuan untuk pemenuhan gizi anak bangsa, memberikan kesempatan menikmati makanan bergizi bagi semua anak terutama bagi keluarga yang tidak mampu secara ekonomi,” ungkapnya.

Di sisi lain, program MBG juga bisa menekan angka pengangguran. Sebab bisa menyerap tenaga kerja dan membuka peluang penghasilan bagi masyarakat secara simultan. 

Program ini juga bisa menciptakan rantai pasok pangan yang bisa mendongkrak perekonomian masyarakat mulai level bawah.

”Yang perlu kita lakukan adalah memperbaiki sistem dalam penyelenggaraan MBG,” tukasnya. (bil)

Editor : Anis Billah
#wabup sampang #tekan stunting #gizi anak #Ahmad Mahfudz #tekan pengangguran #MBG 2025