Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Parkir Pasar Srimangunan Tuai Polemik, Diskopindag Pasrah ke Dishub Sampang

Amin Basiri • Kamis, 18 September 2025 | 18:17 WIB
TUAI POLEMIK: Sejumlah warga berada di area parkir pintu masuk sisi tengah bagian barat dan Pasar Srimangunan, Sampang, Selasa (16/9).
TUAI POLEMIK: Sejumlah warga berada di area parkir pintu masuk sisi tengah bagian barat dan Pasar Srimangunan, Sampang, Selasa (16/9).

SAMPANG, Radar Madura.id  - Ada sejumlah titik lokasi parkir di Pasar Srimangunan, Sampang.

Di antaranya, pintu masuk sisi tengah bagian barat dan sisi selatan pasar. Pengelolaan lahan parkir tersebut belakangan menuai polemik.

Warga Sampang Masud mengeklaim jika area parkir di pintu masuk sisi tengah bagian barat dan selatan itu dikelolanya.

Secara administrasi, dia mengaku sudah mengurusnya ke Diskopindag dan Dishub Sampang.

Saat dirinya mengecek ke lokasi parkir itu, ternyata dijaga oleh orang lain.

Ternyata dijaga orangnya Munadi (mantan Kades Pangongsean), ujar pria yang akrab disapa Maok itu.

Dia menceritakan, awalnya, dirinya berkoordinasi dengan Dishub Sampang terkait pengelolaan parkir Pasar Srimangunan.

Tapi, pihak dishub mengaku tidak punya kewenangan atas pengelolaan parkir di sisi tengah bagian barat itu.

Area parkir itu merupakan tanggung jawab diskopindag. 

Dari dishub menyarankan kepada saya untuk koordinasi dengan Bu Qory (kepala diskopindag) agar lahan parkir itu dilepas, tuturnya.

Maok berkomunikasi dengan salah satu tokoh di Sampang.

Tujuannya, meminta diskopindag melepas pengelolaan parkir yang diinginkan tersebut.

Akhirnya, Ibu Qory dihubungi agar area parkir diserahkan ke dishub.

Setelah beberapa hari kemudian, lahan parkir itu diserahkan ke dishub. 

Tapi, saya disuruh nunggu setengah bulan karena masih dikelola dishub. Ternyata, ditempati orang lain, ungkapnya. 

Akhirnya, dia bersama sejumlah koleganya mendatangi Amin, penjaga parkir tersebut, Selasa (16/9).

Maok meminta agar lahan parkir itu tidak dijaga lagi karena dikelola dirinya. Kan sudah koordinasi, masak dikasih ke orang lain, sesalnya.

Kabid Perhubungan Darat Dishub Sampang Hery Budiyanto membenarkan jika Maok pernah koordinasi terkait pengelolaan parkir pintu masuk sisi tengah bagian barat dan selatan Pasar Srimangunan.

Namun, pihaknya belum menerima surat resmi dari pihak Maok.

Dia menjelaskan, area parkir itu sudah lama dikelola mantan Kades Pangongsean Munadi sejak Mei. Area parkir itu sudah ada yang mengelola, terangnya.

Karena itu, pihaknya masih melakukan koordinasi untuk mencari solusi atas polemik pengelolaan parkir Pasar Srimangunan itu. Kami masih usahakan cari solusi, tuturnya.

Kepala Diskopindag Sampang Chairijah enggan menanggapi terkait komunikasi dengan tokoh yang disebut Maok.

Dia hanya memastikan jika semua lahan parkir di Pasar Srimangunan sudah dilimpahkan ke dishub. 

”Kewenangan lahan parkir sudah diserahkan ke dishub. Saya tidak punya kewenangan mengelola lahan parkir, bantah perempuan yang akrab disapa Qory itu.

Dia menyatakan, penyerahan pengelolaan lahan parkir kepada dishub dilakukan secara resmi.

Artinya, dishub yang berhak menunjuk pengelola parkir tersebut. Dia mengaku tidak ikut campur dalam proses penunjukan pengelola lahan parkir.

Menurutnya, lahan parkir di area Pasar Srimangunan masuk dalam target pendapatan asli daerah (PAD).

Seharusnya, pengelola parkir melakukan memorandum of understanding (MoU) dengan Dishub Sampang. Ini berkaitan target PAD, ungkapnya.

Koran ini memberikan kesempatan klarifikasi kepada mantan Kades Pangongsean Munadi.

Namun, dia belum memberikan pernyataan terkait pengelolaan parkir Pasar Srimangunan tersebut meski sudah dihubungi kemarin (17/9). (bil)

Editor : Amin Basiri