SAMPANG, RadarMadura.id – Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Dinkes KB) Sampang berkomitmen menekan angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB). Di antaranya menggandeng Yayasan Project Hope.
Plt Kepala Dinkes KB Sampang Dwi Herlinda Lusi Harini mengatakan, pada 2024, AKI di Kota Bahari mencapai 14 orang, tahun ini terdapat 7 orang. Lalu, AKB tahun lalu 68 orang, tahun ini mencapai 38 orang.
”Mudah-mudahan tidak bertambah lagi jumlah AKI maupun AKB sampai akhir tahun,” harapnya.
Pihaknya bekerja sama dengan Yayasan Project Hope untuk menekan AKI dan AKB. Di antaranya melakukan pelatihan terhadap dokter dan sebagainya. ”Apa yang sudah dilakukan Yayasan Project Hope di Kabupaten Sampang akan kami tindak lanjuti untuk menekan AKI-AKB,” tegasnya.
Tutut Sri Purwanto selaku Bagian Program Manajer Yayasan Project Hope menambahkan, program akselerasi percepatan penurunan AKI-AKB dilaksanakan selama tiga tahun terakhir. Yakni, mulai Juni 2022 dan berakhir September 2025. Pihaknya merealisasikan program expanding saving lives at birth (ESLAB).
”Kami sudah melakukan pelatihan bagi tenaga kesehatan (nakes) dan rumah sakit maupun puskesmas. Selain itu, kami juga telah memberikan bantuan alat untuk puskesmas dan rumah sakit,” tukasnya. (bai/bil)
Editor : Hera Marylia Damayanti