Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Bupati Sampang Launching SPPG Yayasan Kemas di Desa Kotah, Tekankan Kualitas Dapur MBG

Hendriyanto • Selasa, 9 September 2025 | 22:14 WIB

SIMBOLIS: Bupati Sampang H. Slamet Junaidi meresmikan dapur SPPG Kemas didampingi Dandim 0828 Sampang, Ketua DPRD Sampang dan tokoh masyarakat di Desa Kotah, Jrengik, Sampang, Selasa (9/9).
SIMBOLIS: Bupati Sampang H. Slamet Junaidi meresmikan dapur SPPG Kemas didampingi Dandim 0828 Sampang, Ketua DPRD Sampang dan tokoh masyarakat di Desa Kotah, Jrengik, Sampang, Selasa (9/9).

SAMPANG, RadarMadura.id – Bupati Sampang Slamet Junaidi meresmikan berdirinya Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Kolaborasi Ekosistem Masyarakat Indonesia (Kemas) di Desa Kotah, Kecamatan Jrengik, Sampang, Selasa (9/9).

Kehadiran dapur makan bergizi gratis (MBG) ini menjadi bagian dari program nasional yang didorong Badan Gizi Nasional (BGN).

Dalam kesempatan itu, Slamet Junaidi menegaskan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap program MBG. Menurutnya, program tersebut memiliki manfaat strategis, terutama untuk menekan angka stunting dan menggerakkan perekonomian lokal.

“Pemerintah daerah pasti mendukung realisasi program MBG di Kabupaten Sampang. Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan gizi masyarakat, tetapi juga berdampak positif pada kesejahteraan warga,” ujarnya.

Baca Juga: Bupati Sampang Buka Karang Taruna Expo 2025, Dorong Kreativitas Pemuda Kembangkan Ekonomi Kreatif

Bupati yang akrab disapa Aba Idi itu juga mengingatkan pentingnya menjaga kualitas makanan yang didistribusikan. Ia menekankan agar SPPG benar-benar memastikan standar gizi terpenuhi.

“Jangan sampai ada makanan basi yang diberikan ke masyarakat. Program ini harus tepat sasaran dan benar-benar bermanfaat bagi penerima,” tegasnya.

Saat ini tercatat sudah ada 30 dapur MBG yang beroperasi di Kabupaten Sampang. Selain itu, 45 dapur lainnya sudah mengantongi izin dan menunggu peresmian. Sementara total kebutuhan dapur MBG di Sampang diperkirakan mencapai 93 titik.

TINJAU: Bupati Sampang H. Slamet Junaidi bersama para undangan melihat dapur SPPG Kemas Desa Kotah, Jrengik, Sampang, Selasa (9/9).
TINJAU: Bupati Sampang H. Slamet Junaidi bersama para undangan melihat dapur SPPG Kemas Desa Kotah, Jrengik, Sampang, Selasa (9/9).

Kepala Mitra SPPG Yayasan Kemas, Bahrul Ulum, menyampaikan bahwa dapur yang ia kelola menyasar sekitar 3.025 penerima manfaat. Mereka terdiri dari siswa sekolah, ibu hamil, balita, hingga ibu menyusui.

Baca Juga: Satgas MBG Kabupaten Sampang Ingatkan SPPG, Makanan Harus Penuhi Standar Gizi

“Ribuan sasaran itu tersebar di lima desa, yakni Desa Buker, Asem Raja, Mlakah, Penyepen, dan Asem Nunggal. Kami berterima kasih kepada Bupati Sampang yang sudah hadir langsung meresmikan SPPG ini,” ucapnya.

Ia berharap kehadiran dapur MBG bisa menjadi solusi nyata dalam meningkatkan gizi masyarakat sekaligus menekan angka stunting di Sampang.

Launching SPPG tersebut juga dihadiri Dandim 0828 Sampang, Ketua DPRD Sampang dan anggota DPRD Provinsi Jatim. (jun/dry)

Editor : Hendriyanto
#makan gratis #dandim #SPPG #bupati sampang #Kotah #dprd #jrengik