Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Satgas Sebut Jangkauan Maksimum Distribusi MBG Enam Kilometer

Hera Marylia Damayanti • Selasa, 9 September 2025 | 07:38 WIB
MENAMBAH GIZI: Pegawai Yayasan Pendidikan Islam Darun Najah menyiapkan menu MBG di SPPG Darun Najah di Desa Jungkarang, Kecamatan Jrengik, Senin (25/8). (JUNAIDI PONDIYANTO/JPRM)
MENAMBAH GIZI: Pegawai Yayasan Pendidikan Islam Darun Najah menyiapkan menu MBG di SPPG Darun Najah di Desa Jungkarang, Kecamatan Jrengik, Senin (25/8). (JUNAIDI PONDIYANTO/JPRM)

SAMPANG, RadarMadura.id – Setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Pemenuhan Gizi (SPPG) harus menaati aturan. Utamanya, petunjuk teknis tentang program makan bergizi gratis (MBG). Termasuk masalah jangkauan layanan yang dapat diampu. Paling jauh setiap dapur MBG mendistribusikan produknya dalam radius 6 kilometer.

Sekretaris Satgas MBG Kabupaten Sampang Sudarmanta menyatakan, pemerintah telah menentukan sasaran dari penyaluran MBG kepada siswa hingga ibu hamil. Sebab, program itu bertujuan untuk pemenuhan kebutuhan gizi harian masyarakat.

Setiap SPPG telah memiliki penerima masing-masing. Maksimun jaraknya enam kilometer dari titik dapur. Sasaran penerimanya tidak harus satu desa dengan lokasi dapur. Oleh sebab itu, penyelenggaraan program MBG diawasi.

Dirinya meminta semua SPPG dapat bekerja secara profesional agar program prioritas pemerintah pusat tersebut terealisasi secara maksimal. ”Jangan sampai tebang pilih hanya mendistribusikan makanan ke sekolah yang aksesnya mudah. Misalnya ada akses jalan kurang bagus untuk pengiriman MBG, tetap harus ditempuh,” jelasnya.

Kepala Mitra SPPG Yayasan Pendidikan Islam Darun Najah Mohammad Dofir tidak mempersoalkan pengawasan yang dilakukan pemerintah dalam proses penyaluran produk MBG. Termasuk berkenaan dengan bahan baku yang digunakan.

Dapur MBG yang dikelola Yayasan Pendidikan Islam Darun Najah berada di wilayah Kecamatan Jungkarang, Kecematan Jrengik. Namun, produk olahannya juga menyasar beberapa desa lain. Seperti, Desa Plakaran dan Desa Bancelok.

”Tetapi, semuanya masih masuk wilayah Kecamatan Jrengik,” jelasnya. (jun/jup)

Editor : Hera Marylia Damayanti
#Mbg #jangkauan layanan #Makan Bergizi Gratis #SPPG #6 kilometer #distribusi