SAMPANG, RadarMadura.id – Karang Taruna Ekspo 2025 resmi dibuka di Alun-Alun Trunojoyo Sampang, Minggu (7/9) malam. Acara yang akan berlangsung selama sepekan ini dibuka langsung oleh Bupati Sampang Slamet Junaidi bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Pembukaan ekspo dalam rangka memperingati Bulan Bhakti dan HUT ke-65 Karang Taruna itu turut dihadiri anggota DPRD Sampang, sejumlah kepala OPD, serta Ketua Majelis Pertimbangan Karang Taruna (MPKT) Sampang Agus Wahyudi.
Dalam sambutannya, Bupati Slamet Junaidi menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bukti nyata semangat pemuda Sampang yang terus berkreasi.
Menurutnya, peringatan Bulan Bhakti harus dimaknai sebagai momentum untuk memantapkan eksistensi Karang Taruna dalam pembangunan sosial dan budaya.
“Momen bulan bhakti harus dirayakan dengan program-program nyata yang berdampak langsung pada masyarakat. Kegiatan ekspo ini sangat relevan karena memberi ruang kreativitas sekaligus mendukung ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Baca Juga: Bupati Sampang Apresiasi Tambelangan Fashion Carnival
Bupati dua periode itu menambahkan, pengembangan ekonomi kreatif sejak awal menjadi salah satu fokus pemerintah daerah.
Karena itu, Karang Taruna Ekspo 2025 dianggap selaras dengan visi pembangunan yang menekankan pemberdayaan generasi muda.
“Kolaborasi lintas sektoral ini diharapkan mampu mencetak pemuda Sampang yang mandiri, produktif, dan berdaya saing,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Karang Taruna Kabupaten Sampang Moh Jakfar menyampaikan bahwa event ini akan berlangsung hingga Sabtu (13/9) mendatang. Berbagai kegiatan telah disiapkan untuk memeriahkan acara tersebut.
Agenda yang disajikan antara lain bazar pendidikan, bazar UMKM, gebyar semarak bersholawat, festival musik akustik, serta santunan untuk anak yatim. Malam perdana juga dimeriahkan dengan penampilan festival daul combodug se-Madura.
Baca Juga: Bupati dan Wabup Sampang Ajak Masyarakat Meriahkan Karang Taruna Ekspo 2025
“Selain itu ada kegiatan bedah rumah berupa pembagian bantuan sembako untuk fakir miskin. Santunan anak yatim akan digelar di beberapa wilayah,” jelas Jakfar.
Ia berharap rangkaian kegiatan ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga memberi manfaat langsung bagi masyarakat sekaligus memperkuat peran Karang Taruna di tengah pembangunan daerah. (jun/dry)
Editor : Hendriyanto