Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Diduga Hendak Diselewengkan, KPM Belum Terima Bantuan Pangan

Hendriyanto • Kamis, 4 September 2025 | 20:18 WIB

MENUMPUK: Karyawan sedang mengangkut beras di kompleks pergudangan Bulog, Kelurahan Banyuanyar, Sampang, Senin (1/9).
MENUMPUK: Karyawan sedang mengangkut beras di kompleks pergudangan Bulog, Kelurahan Banyuanyar, Sampang, Senin (1/9).

SAMPANG, RadarMadura.id  - Isu tak sedap tentang penyaluran bantuan pangan (banpang) mencuat dari Desa Banyukapah, Kecamatan Kedungdung, Sampang. Bantuan yang berasal dari pemerintah pusat itu ditengarai tidak semuanya diserahkan kepada keluarga penerima manfaat (KPM).

Sumber tepercaya koran ini menyebutkan, kuota KPM banpang di Desa Banyukapah, Kecamatan Kedungdung, 526 orang. Dia menyebut, tidak semua bantuan diserahkan. Kuat dugaan, bantuan itu ditengarai sengaja tidak diserahkan untuk diselewengkan.

"Berdasarkan 10 sampel KPM di lapangan, sampai saat ini belum menerima banpang," ujarnya.

Padahal, banpang di Desa Banyukapah telah disalurkan sejak awal Agustus lalu. Pemerintah desa (pemdes) setempat mengeklaim bantuan itu telah diserahkan kepada seluruh KPM. Namun, saat dicek di lapangan, tidak semua KPM menerima bantuan 20 kilogram beras tersebut.

Baca Juga: Bupati Sampang Buka Konferensi PGRI, Ajak Guru Tingkatkan Kinerja untuk Pendidikan Berkualitas

"Ada 10 orang yang dicek di lapangan mengaku belum menerima banpang tersebut. Mereka tidak mendapatkan undangan maupun pemberitahuan terkait penyaluran banpang itu," ujarnya.

Dikonfirmasi secara terpisah, Pj Kades Banyukapah Ruspandi mengakui penerima banpang di desanya 526 KPM. Dia mengeklaim telah menyalurkan bantuan kepada seluruh penerima.

"Dari 526 KPM itu sudah terealisasi semua, bisa dikroscek di aplikasi," ujarnya.

Pihaknya meminta bantuan untuk KPM yang telah meninggal dialihkan kepada penerima cadangan dengan berita acara pengalihan. Dia mengakui adanya KPM yang mengeluh karena belum mendapatkan haknya.

Namun setelah ditelusuri, Ruspandi mengeklaim KPM itu tidak berada di rumahnya saat penyerahan undangan pengambilan bantuan. Sehingga, undangan tersebut dibawa kembali ke balai desa.

Baca Juga: Pagelaran Tambelangan Fashion Carnival Berlangsung Spektakuler, Bupati Sampang Apresiasi Kreativitas Pemuda

"Setelah satu pekan, kami perintahkan undangan yang ada untuk dialihkan ke KPM yang lain," ujarnya.

KPM yang tidak menerima bantuan atas nama Nasideh. Namun, di desanya lebih dikenal dengan nama Bu Musei. Sehingga, perangkat desanya tidak mengenali nama Nasideh saat penyerahan undangan.

"Sehingga bantuan itu dialihkan ke warga lainnya," katanya. (bai/jup)

Editor : Hendriyanto
#sampang #kpm #Kedungdung #banpang #bantuan pangan