SAMPANG, RadarMadura.id – Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Sampang turut prihatin dengan suasana di beberapa daerah yang mencekam dalam beberapa hari terakhir. Karena itu, ISNU mengajak semua pihak saling mengevaluasi diri dan mendoakan Indonesia cepat pulih dan damai.
Ketua PC ISNU Sampang Ubaidillah mengatakan, pihaknya sejak Selasa (5/8) mengadakan lomba baca puisi se-Kabupaten Sampang yang diikuti 83 peserta. Penetapan 10 besar diadakan Minggu (31/8). ”Lomba yang merupakan bagian dari peringatan HUT Ke-80 Kemerdekaan RI ini mengusung tema Gema Sastra untuk Bangsa,” ujarnya.
Dalam perjalanan lomba yang diselenggarakan oleh ISNU, sebagian daerah di Indonesia diselimuti suasana mencekam. Bahkan, aksi demo sampai menelan korban jiwa. Karena itu, di sela-sela acara tersebut panitia melakukan doa bersama untuk kebaikan bangsa.
”Suasana di beberapa daerah ricuh. Bahkan, beberapa fasilitas umum di Kediri dirusak oleh pedemo. Padahal, sepengetahuan kami, sebelumnya tidak pernah ada aksi massa yang ricuh di Kediri,” sesalnya.
Menurutnya, aksi demo di beberapa daerah di Indonesia yang menyebabkan kerusakan fasilitas umum tersebut meresahkan warga. ”Karena itu, pada grand final lomba baca puisi, kami juga menggelar doa bersama untuk kedamaian Indonesia,” paparnya.
Ubaid mengatakan, menyikapi kondisi bangsa saat ini, seluruh elemen masyarakat hendaknya memiliki kesadaran kolektif. Yakni, bersama-sama untuk saling mengevaluasi diri.
”Kepada para pemangku kebijakan dan pejabat publik, mesti memiliki kepekaan yang luar biasa. Sehingga, tidak ada jarak yang jauh antara wakil rakyat dengan orang yang diwakili (rakyat),” tandasnya. (bai/yan)
Editor : Hera Marylia Damayanti