Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Beasiswa PKN STAN Kabupaten Sampang Sasar Empat Orang

Amin Basiri • Selasa, 12 Agustus 2025 | 02:32 WIB
PULANG RAPAT: Beberapa ASN keluar dari salah satu ruangan setelah selesai mengikuti acara di kantor DPRD Sampang, Kamis (7/8).
PULANG RAPAT: Beberapa ASN keluar dari salah satu ruangan setelah selesai mengikuti acara di kantor DPRD Sampang, Kamis (7/8).

SAMPANG, RadarMadura.id– Pemerintah telah menetapkan anggaran beasiswa sekolah kedinasan di Politeknik Kuangan Negara (PKN) STAN.

Setiap penerima mendapatkan beasiswa sebesar Rp 93.642.000. Dana puluhan juta itu untuk membayar uang semester dan asrama.

Ada empat kuota formasi yang tersedia untuk mendapatkan beasiswa dari Pemkah Sampang tersebut.

Jumlah kuota sesuai yang telah ditetapkan perguruan tinggi untuk Kabupaten Sampang.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Sampang Arief Lukman Hidayat mengatakan, penyesuaian anggaran dilakukan karena kuota beasiswa berubah dari rencana awal.

Semula anggaran yang disediakan sebesar Rp 781.102.000 dengan sasaran 10 mahasiswa.

Namun, pemerintah mengurangi anggarannya karena jatah kuota untuk Kabupaten Sampang hanya tersedia empat orang.

Dia sudah menghitung kebutuhan anggaran untuk empat penerima Rp 374.568.000.

Menurutnya,  pemberian beasiswa tersebut merupakan upaya pemerintah menyiapkan sumber daya manusia (SDM) unggul di masa depan.

Mengingat, salah satu syarat lulusan dari penerima beasiswa harus bersedia kembali mengabdi sebagai pegawai di Kabupaten Sampang.

”Biaya asrama yang akan ditanggung pemerintah untuk semester satu dan semester dua. Selanjutnya mahasiswa sendiri yang harus menanggung,” jelasnya.

Wakil Ketua DPRD Sampang Moh Iqbal Fathoni meminta peluang tersebut disosialisasikan kepada masyarakat.

Dia juga mengingatkan agar proses seleksinya dilakukan secara selektif.

"Juga harus dipastikan tidak ada pengondisian dalam pelaksanaan program tersebut," paparnya.

Dijelaskan, sejak awal dirinya mengapresiasi program beasiswa tersebut.

Sebab, lulusannya nanti harus kembali mengabdi di Kabupaten Sampang.

Apalagi, sejauh ini tenaga yang kompeten di bidang akuntansi memang cukup minim.

”Kebutulan saya pernah memimpin rapat ketika program ini diusulkan. Saya rasa ini bagus agar Sampang memiliki SDM unggul,” tandasnya. (jun/yan)

Editor : Amin Basiri
#sampang #beasiswa #pkn stan